Evakuasi jenajah mayat pria di sumur dekat ladang di Tabukan Selatan, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Mayat Pria Ditemukan di Sumur dekat Perladangan Nena Tabukan Selatan

maraden | Daerah | 21-08-2021

PARBOABOA, Manado  Sesosok mayat berjenis kelamin pria ditemukan di dalam sumur di dekat pondok perladangan di Tabukan Selatan, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Mayat tersebut teridentifikasi bernama Janis Paususeke (65), warga Lindongan 1 Kampung Lesabe 1, Tabukan Selatan.

Korban ditemukan pertama kali oleh istrinya, Meitje Tulas, sekitar pukul 14.30 WITA.

Kapolsek Tabukan Selatan AKP R.H. Pakaya, berdasarkan keterangan pihak keluarga, menjelaskan, korban memiliki riwayat penyakit hipertensi.

Korban meninggal diduga karena penyakit yang dideritanya kambuh. Pihak keluarga menolak otopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah, kata AKP Pakaya.

Jenazah korban lalu diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan.

Dari keterangan istri korban sebagai saksi, penemuan mayat itu berawal saat korban pamit pergi ke ladang untuk memotong rumput sejak Senin (16/08), dan mengatakan akan menginap di pondok seperti biasanya.

Namun hingga Kamis siang itu korban tak kunjung pulang ke rumah. Saksi yang merasa khawatir kemudian bernagkat ke ladang unttuk menemui korban.

Setiba di ladang, saksi melihat pintu pondok dalam keadaan terbuka. Saksi mengira korban sedang mengambil air di sumur yang berada tak jauh dari pondok tersebut.

Saksi kemudian ke sumur dan mendapati sepatu boots milik korban. Saat melihat ke dalam sumur, saksi mendapati korban dalam keadaan tengkurap, dan kepala korban berada di dalam air sumur.

Sontak, saksi langsung berteriak meminta pertolongan. Tak berselang lama pihak kepolisian bersama Puskesmas Salurang dan masyarakat mendatangi TKP.

Polsek Tabukan Selatan bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Kepulauan Sangihe mendatangi TKP penemuan mayat, di perkebunan Nena Kampung Bowone, Tabukan Selatan Tengah, Kamis (19/08/2021).

Menurut keterangan lisan dr. Murni Rahayu, selaku dokter di Puskesmas Salurang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Korban juga diperkirakan sudah meninggal tiga hari sebelumnya.

Tag : #daerah   

Baca Juga