10 Pantun Nasehat (Dok: tintaputih.net)

10 Pantun Nasehat Belajar, Agama, dan Orang Tua

Rahma | Pendidikan | 24-06-2022

PARBOABOA - Pantun nasehat adalah salah satu jenis pantun yang berisi wejangan atau nasihat serta bertujuan untuk mendidik agar seseorang tersebut dapat hidup dengan lebih baik.

Isi pantun nasihat terbagi menjadi dua jenis, yakni ada yang berisi larangan ada pula yang berisi perintah. Ciri-ciri pantun nasehat hampir sama dengan pantun lainnya, antara lain:

1. Terdiri dari 4 larik atau baris disetiap baitnya

2. Dua baris diatas berisi kiasan dan dua baris terakhir berisi amanat atau nasihat

3. Setiap baris yang ada dalam pantun terdiri dari 4, 8, sampai 12 kata

4. Selain itu, pantun ini memiliki dua pola atau sajak yakni a-b-a-b  dan a-a-b-b

Setelah kamu mengetahui ciri-ciri pantun nasehat, berikut ini contoh pantun nasehat dan maknanya beserta macam-macamnya.

10 Pantun Nasehat Belajar

Sholat subuh saat fajar,

Setelah sholat bunga disiram.

Siapa yang malas belajar,

Masa depannya akan suram.

 

Jangan sombong jangan angkuh,

Di dalam pagar ada kemumu.

Belajar itu bersungguh-sungguh,

Agar cepat masuknya ilmu.

 

Awan tinggi berwarna putih,

Bentuknya seperti kepala tupai.

Setelah mengerti coba berlatih,

Supaya kamu bertambah pandai.

 

Pohon jati tumbuh berjajar,

Daunnya untuk membungkus ikan.

Jika engkau rajin belajar,

Manfaatnya engkau yang rasakan.

 

Di puncak gunung ada perunggu,

Saat dicari tak ketemu.

Masa depan sedang menunggu,

Anak berprestasi penuh ilmu.

 

Burung gelatik minum tajin,

Mencari makan waktu siang.

Anak cantik pastilah rajin,

Jika belajar hatinya riang.

 

Kalau hendak memetik sukun,

Petik sukun berpohon rendah.

Kalau belajar dengan tekun,

Ilmu didapat dengan mudah.

 

Kalau kamu bertemu panda,

Bulunya lebat bagaikan busa.

Kalau kamu sering bercanda,

Pelajaran tak ada yang bisa.

 

Sangat besar rumah Pak Lurah,

Main ke rumahnya besok lusa.

Belajar itu pantang menyerah,

Tidak berhenti sebelum bisa.

 

Beli bunga di Rawamangun,

Cahaya matahari terasa hangat.

Pagi-pagi segera bangun,

Pergi sekolah penuh semangat.

 

10 Pantun Nasehat Agama

Pulau Sumatra pulau Kalimantan

Pulau Bali pulau Sumba

Shalat lima waktu ayo tegakkan

Tiang agama nan utama

 

Pergi ke Malaysia mampir di Kedah

Kayaknya sih salah arah

Banyak godaan dalam beribadah

Tapi jangan pernah menyerah

 

Berjalan bersama kawan

Sungguh lebar ini senyuman

Didik hati untuk dermawan

Untuk mendapat kasih Tuhan

 

Dari Aceh ada tari seudati

Sungguh menarik dilihati

Tawadhu merendahkan hati

Tanda iman dalam hati

 

Ke Solo bertemu mas Danu

Mas Danu membelikan tebu

Cepat ambil air dan berwudhu

Sudah waktunya adzan Subuh

 

Mama baik pergi ke pasar

Sungguh senang tertawa lebar

Bangunlah di saat fajar

Tunaikan subuh dengan sabar

 

Kuliah ikut Mapala

Tes nya bolak-balik tangga

Kepada Allah mohonkan pahala

Semoga dapat memasuki surga

 

Berhenti di stasiun Tawang

Disana beli gorengan

Bulatkan tekad untuk berjuang

Lalu tawakal kepada Tuhan

 

Api merah tengah berkobar

Hidup di dunia harus sabar

Dadanya lapang pikiran segar

 

Makan roti minum es tebu

Es tebu dipakein madu

Jangan pernah membentak ibu

Allah akan marah kepadamu

 

10 Pantun Nasehat Tentang Kesehatan

Dekat rumah ada lembah

Bikin sulit saat lewat

Jangan lupa makan sayur dan buah

Agar tubuh jadi lebih kuat

 

Butiran air disebut embun

Tampak bergelantung di dedaunan

Jika mandi harus pakai sabun

Bersihkan badan dari segala kuman

 

Berolahraga agar badan sehat

Bersepeda sambil membawa roti

Kalau lelah baiknya istirahat

Sambil rebahan tenangkan hati

 

Saat pagi makan buah

Makan buahnya bersama teman

Penyakit itu bisa dicegah

Asal disiplin menjaga kesehatan

 

Di sana kamu di sini aku

Saling bercengkrama dengan bahagia

Semoga sehat ini badanku

Karena sering berolahraga

 

Liburan semester ke Candi Borobudur

Batu tersusun terlihat memikat

Jika lelah, cepatlah tidur

Badan segar, hilanglah penat

 

Sungguh menawan suasana pagi

Sepoi angin menerpa badan

Biasakan selalu menggosok gigi

Bau mulut segar dan bebas kuman

 

Jalan jalan ke bukit

Di jalan melihat pohon salak

Jika badan sedang sakit

Makan apa pun tidaklah enak

 

Liburan ke Bali datang ke Seminyak

Areanya luas banyak buah lebat

Apa gunanya harta banyak

Jika badan tidaklah sehat

 

Rumah mewah ada kolam

Tumbuh bunga untuk hiasan

Jangan sering tidur larut malam

Baik-baiklah menjaga kesehatan

 

10 Pantun Nasehat Orang Tua

Berburu rusa ke padang datar,

Tumbuh sebatang pohon kina.

Masa kecil rajin belajar,

Masa tua kan bijaksana.

 

Turun ke kali untuk mandi

Kain perca di dalam peti.

Jadilah anak yang berbudi,

Kepada Tuhan selalu berbakti.

 

Burung dara burung tekukur,

Lompat-lompat di tepi sumur.

Bila hati sabar dan syukur,

Niscaya hidupmu akan makmur.

 

Sakit kaki tertusuk peniti,

Burung pelatuk sedang melubangi.

Kepada yang tua menghormati,

Kepada yang muda s’lalu menyayangi.

 

Kuncup bunga amat harumnya,

Petik satu simpan di tenda.

Hidup ini tak akan selamanya,

Dunia dicari akhirat jangan dilupa.

 

Anak ikan masuk ke bubu,

Sungai di bukit bertumpuk batu.

Barang siapa hormati ibu,

Hidup bahagia sudahlah tentu.

 

Benteng kuat tak akan goyah,

Diterpa angin tiada lelah.

Siapa yang menyayangi ayah,

Itulah tanda putri yang sholehah.

 

Gigi ompong banyak tertawa,

Sayang tak pandai berkata-kata.

Hendaklah berbakti kepada orang tua,

Niscaya Allah sayangi kita.

 

Walau jauh tanah Malaka,

Ombak laut diterjang jua.

Jangan pernah berbuat durhaka,

Karena hidupmu akan sengsara.

 

Kalau emas di dalam peti,

Jangan taurh di tempat ramai.

Kalau anak pandai berbakti,

Hidupnya bahagia hatinya damai.

Semoga contoh pantun nasehat dan maknanya yang ada diatas, dapat berguna bagi teman-teman. Selain menghibur, pantun tersebut dapat kamu gunakan untuk menasihati orang lain dengan cara yang lebih santai.

Jangan lupa juga untuk membaca pantun nasehat 4 baris lainnya atau pantun 2 baris pada artikel-artikel berikutnya.

Tag : #karya sastra    #pantun    #pendidikan    #pantun nasihat    #pengertian pantun nasihat    #ciri-ciri pantun nasihat   

Baca Juga