Ilustrasi hewan terjangkit penyakit mulut dan kuku (Foto: Kabar-Priangan)

19 Ternak di Sumut Positif Terjangkit PMK

Sarah | Daerah | 20-05-2022

PARBOABOA, Medan - Penyakit mulut dan kuku (PMK) mulai menyerang beberapa hewan ternak di daerah Sumatera Utara (Sumut).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Utara Azhar Harahap mengatakan, sebanyak 19 ekor ternak di Sumut terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK). Adapun rinciannya yakni, 7 ekor di Kabupaten Langkat dan 12 ekor di Kabupaten Deli Serdang.

"Dari data pekan lalu dimana ada 598 kasus indikasi klinis dari dua kabupaten, ada 19 ekor ternak yang dinyatakan positif, berdasarkan hasil laboratorium," kata Azhar, Kamis (19/5/22).

Meski demikian, semua ternak yang positif sudah ditangani dengan baik dan tidak ada yang mati.

"Semua ternak yang positif sudah kami tangani, tidak ada yang mati. Infeksi sekunder yang diderita ternak, Alhamdulillah, sudah mulai membaik. Jadi, penyakit ini masih terkendali. Namun penyebarannya sangat cepat,” ujar Azhar.

Sedangkan untuk penyebarannya, ada empat daerah yang saat ini terindikasi secara klinis PMK, yaitu Kabupaten Asahan, Batubara, Kota Binjai dan Medan.

Untuk mengantisipasi penyebarannya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) telah melayangkan surat kepada seluruh kepala daerah terkait mekanisme pengawasan, pemeriksaan hingga pemotongan, khususnya menjelang momentum Hari Raya Iduladha.

“Kita melayangkan surat ke seluruh kepala daerah dan dinas terkait agar melakukan pemeriksaan fisik terhadap hewan yang akan dikirim ke kabupaten lain," tukasnya.

Tag : #penyakit mulut dan kuku    #Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan    #daerah    #laboratorium    #berita sumut   

Baca Juga