Ilustrasi Bendera ISIS (dok Wikipedia.org)

Diduga Menjadi Fasilitator Keuangan ISIS, 5 WNI Disanksi AS

Rini | Internasional | 10-05-2022

PARBOABOA, Pematangsiantar - 5 orang Warga Negara Indonesia (WNI) mendapat sanksi pembekuan aset dari Amerika Serikat karena dituding terlibat sebagai fasilitator keuangan ISIS (Islamic State of Iraq and Syriah/ ISIS).

Dalam pernyataan resmi yang diungah pada situs resmi Depkeu AS pada Senin (9/5), AS menuding kelima orang tersebut berperan dalam memfasilitasi perjalanan anggota ISIS ke Suriah dan wilayah operasi mereka yang lain.

Selain itu, mereka juga disebut melakukan pengiriman dana untuk mendukung kegiatan milisi ISIS di kamp-kamp pengungsi Suriah.

"Hari ini, Departemen Keuangan telah mengambil tindakan untuk mengekspos dan mengganggu jaringan fasilitasi internasional yang telah mendukung perekrutan ISIS, termasuk perekrutan anak-anak rentan di Suriah," ujar Wakil Menteri Keuangan AS untuk Terorisme dan Intelijen Keuangan, Brian Nelson.

Lebih lanjut disebutkan, kelima orang WNI tersebut dalam operasinya lebih dulu menghimpun dana dari Indonesia dan Turki.

Kemudian sebagian uang yang dikumpulkan digunakan untuk membiayai penyelundupan anak-anak dari kamp-kamp suriah tersebut dan mengirim mereka ke para petempur ISIS sebagai calon anggota.

"Amerika Serikat, sebagai bagian dari Koalisi Global untuk Memerangi ISIS, berkomitmen untuk mencegah ISIS menghimpun dan memindahkan dana lintas yurisdiksi," tegas Nelson.

Dengan diberlakukannya sanksi ini, selain membekukan aset, AS dengan tegas juga melarang warga negaranya untuk terlibat dengan kelima orang tersebut.

Berikut adalah identitas kelima orang yang disanksi AS:

- Dwi Dahlia Susanti

- Rudi Heryadi

- Ari Kardian

- Muhammad Dandi Adhiguna  

- Dini Ramadhani.

Adapun penggalangan dana untuk ISIS ini dilakukan oleh simpatisan ISIS yang ada di lebih 40 negara di dunia. Mereka mengirimkan dana kepada individu-individu yang terlibat dengan ISIS yang digunakan untuk membangkitkan kembali ISIS di masa depan.

Tag : #isis    #amerika serikat    #internasional    #wni diduga terlibat isis    #fasilitator keuangan isis   

Baca Juga