ilustrasi

Seorang ABG Anggota Perbakin Bunuh Diri Pakai Senjata Api dengan Menembak Kepalanya

Sondang | Daerah | 11-09-2021

PARBOABOA, Tanggerang - Seorang ABG berusia 17 tahun di Cipondoh, Tangerang, diduga menembak dirinya sendiri dengan senjata api jenis Glock 43 dan tewas seketika di lokasi kejadian Peristiwa itu pada Jumat (10/9) sekitar pukul 04.30 WIB.

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota Kompol Bonar Ricardo Pakpahan membenarkan adanya kejadian tersebut dengan laporan tertulis.

Bonar mengatakan mulanya ibu korban mendengar suara keras seperti suara benda jatuh. Setelah ibunda mengecek suara itu, didapati korban sudah dalam tergeletak dan kondisi bersimbah darah.

"Adapun awal mulanya, menurut keterangan saksi, saat itu terbangun sekira jam 04.30 WIB setelah mendengar suara seperti benda jatuh. Lalu mengecek di sekitar lokasi melihat korban sudah tergeletak di lantai bersimbah darah dan terlihat pada kepala korban terdapat luka tembakan," jelas Bonar.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke polisi. Dari hasil olah TKP di lokasi, polisi menemukan sepucuk senjata api jenis Glock-43 warna hitam, selongsong dan proyektil peluru.

Polisi telah meminta keterangan dari ibunda dan kakak korban. Dikabarkan, korban adalah anak dari seorang anggota Perbakin.

"Katanya (anak anggota Perbakin). Masih diselidiki dulu, karena kan bapaknya enggak ada di tempat," kata Kasubbag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rochim saat dihubungi wartawan pada Jumat (10/9).

Polisi kini tengah menyelidiki izin kepemilikan dari senjata api (senpi) yang digunakan korban.

"Ini masih dipelajari terkait surat (izin kepemilikan senjata api) ini ada apa nggak," kata Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim saat dihubungi pada Jumat (10/9).

Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki asal-usul pemilikan senjata api korban tersebut. Dugaan senjata api itu dimiliki orang tua korban pun tengah didalami penyidik.

Namun sejauh ini polisi memastikan orang tua korban bukan anggota Polri. Kedua orang tua korban disebut warga sipil biasa.

Polisi sudah mendatangi kediaman remaja di Tangerang yang mengakhiri hidup dengan menembak kepala sendiri. Di lokasi, polisi memeriksa kamera CCTV.

"Ada (CCTV). Udah dicek," kata Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rochim pada Jumat (10/9) malam.

Kendati begitu, Abdul menyebut, rekaman CCTV di kediaman korban tidak dapat dilihat secara jelas.

"Tapi itu nggak kelihatan. Tadi kan kita ngecek ke sana," terang Abdul

Sementara korban sudah dibawa ke RSUD Tangerang. Namun, polisi tidak melakukan autopsi terhadap jenazah remaja tersebut karena keluarga ABG tersebut keberatan.

"Keluarganya keberatan (autopsi), anggap itu takdir. Jadi tidak dilakukan autopsi," kata Kasubag Humas Polres Tangerang Kota, Kompol Abdul Rochim, saat dimintai konfirmasi pada Sabtu (11/9).

Rochim mengatakan ada luka tembus di dahi korban. Dia mengatakan luka tersebut berada di dahi sebelah kanan tembus ke bagian belakang kepala.

"Korban itu memang saat ditemukan tergeletak. Kebetulan saya ikut ngecek ke sana. Jadi kebetulan luka tembak di dahi sebelah kanan tembus ke belakang," ujarnya.

Kasus ini masih diselidiki. Belum diketahui penyebab remaja itu menembak kepalanya sendiri.

Tag : #daerah    #senjata api    #perbakin    #abg    #kasat reskrim   

Baca Juga