Basuki Tjahaja PUrnama (dok Instagram @basukibtp)

Ahok Dilaporkan ke KPK atas 7 Kasus Dugaan Korupsi

Rini | Nasional | 07-01-2022

PARBOABOA, Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dikenal sebagai gubernur yang antikorupsi, kembali terseret dalam dugaan kasus korupsi yang terjadi saat dirinya menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Kali ini Ahok dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Poros Nasional Pemberantasan Korupsi (PNPK) yang beranggotakan Adhie Massardi dan Marwan Batubara, atas dugaan tujuh kasus korupsi.

Adapun ketujuh kasus yang melibatkan Ahok tersebut terkait RS Sumber Waras, lahan di Taman BMW, lahan Cengkareng Barat, dana CSR, reklamasi teluk Jakarta, dana non-budgeter dan penggusuran.

Adhie Marsadi mengatakan bahwa sebagian kasus yang dilaporkan tersebut, sebelumnya sudah pernah diusut oleh KPK, namun kelanjutan penyelidikan kasus tersebut tidak jelas di bawah kepemimpinan Ketua KPK sebelumnya.

Adhie menilai jika KPK akan mudah mengusut kasus Ahok ini, karena kasus ini ibarat makanan siap saji yang dibekukan, hanya membutuhkan waktu singkat di microwave, sebelum siap disajikan.

"Ini dokumen-dokumen yang kami berikan itu tidak seberapa dibandingkan dengan yang sudah dimiliki KPK. Jadi, kita kami mengimbau keluarkan itu dari freezer kasus-kasus itu, taruh di microwave 10 menit bisa jalan," kata Adhie, Kamis (6/1/2022).

Atas dasar itu, Adhie berharap kali ini KPK akan benar-benar menyelesaikan kasus ini.

"Maka, kami berharap KPK pimpinan Pak Firli ini bisa lebih jelas melakukan pemberantasan korupsi. Kami percaya kepada KPK pimpinan Pak Firli ini,” ujar Adhie.

Tanggapan Ahok soal laporan yang dilayangkan PNPK

Ahok yang saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama PT Petamina memberikan tanggapannya atas laporan yang dilayangkan PNPK tersebut melalui pesan singkat.

Dikutip dari Kompas.com, Ahok mengatakan bahwa kasus yang dilaporkan tersebut, sebelumnya sudah selesai disidangkan dan diperiksa hingga tuntas.

“Sudah pernah diperiksa semua," kata Ahok, Kamis (6/1) malam.

Salah satunya adalah kasus pembelian lahan di RS Sumber Waras yang mengemuka pada 2016, dari hasil penyelidikan tidak menemukan adanya unsur tindak pidana korupsi dalam kasus tersebut, sehingga KPK tidak meningkatkan proses hukum ke tahap penyidikan.

Tag : #ahok    #kpk    #kasus korupsi    #hukum   

Baca Juga