Ilustrasi cookies pada browser, foto: purevpn.com

Apa itu Cookies Browser? Ini Pengertian, Fungsi, dan Cara Menghapusnya

Wanovy | Teknologi | 24-03-2022

PARBOABOA - Saat membuka website di internet, tak jarang pasti kita akan menemui pemberitahuan bahwa situs menggunakan “cookie”.

Situs ini yang kemudian akan meminta persetujuan pengguna dengan mengklik menu “Accept” atau persetujuan lainnya.

Seringkali pengguna akan langsung menyetujui tersebut karena terkadang kotak notifikasi tersebut kerap mengganggu aktivitas berselancar pengguna di sebuah situs. Padahal tak jarang beberapa pengguna penasaran apa itu cookie dan kegunaannya.

Lantas apa itu sebenarnya cookie yang seringkali muncul saat pertama kali pengguna memasuki sebuah situs tertentu?

Artikel kali ini Parboaboa akan membahas mengenai apa itu cookie browser, kegunaan, jenis hingga cara mengolahnya. Jadi, simak sampai habis ya!

Apa Itu Cookie Browser?

Cookie Browser merupakan pesan pengingat yang diberikan oleh server web ke browser web ketika sedang mengunjungi situs internet.

Biasanya berisi informasi tentang kunjungan pengguna ke halaman web. Jadi kamu tak perlu mengetik ulang di web tersebut, karena Cookie secara otomatis akan memunculkan sendiri situs apa saja yang pernah dikunjungi.

Selain itu, Cookie juga membantu mengingatkan pengguna ketika sedang berkunjung ke situs website yang bersifat pribadi.

Tak hanya itu saja, Cookie juga membantu login secara otomatis ketika kamu berkunjung ke website yang memerlukan username dan password.

Hal-hal tersebut jadi mempermudah kamu untuk mengunjungi laman-laman yang pernah dikunjungi sebelumnya.

Menurut Kapersky, Cookie memungkinkan jadi pengingat login situs web, keranjang belanja, dan lainnya.

Namun, Cookie juga bisa menjadi harta karun bagi para penjahat yang ingin menyalahgunakan privasi tanpa adanya persetujuan.

Maka dari itu, kamu harus tetap berhati-hati ketika beraktivitas menggunakan internet. Hindari situs-situs yang berpotensi bahaya agar informasi yang berada di Cookie tetap terjaga aman dan tidak disalahgunakan oknum lain.

Fungsi Cookies

Seperti yang sudah dipaparkan diatas, adanya cookies akan membuat pengalamanmu dalam menjelajah website atau aplikasi lebih nyaman.

Pasalnya, teknologi satu ini menawarkan beragam manfaat yang dapat menguntungkan user dan pemilik situs.

Nah, berikut ini adalah beberapa fungsi dari cookies pada website yang perlu kamu ketahui.

1. Menyimpan informasi login

Pertama-tama, salah satu fungsi utama dari cookies pada website adalah untuk menyimpan informasi login milik user.

Hal ini cukup penting, terutama untuk meningkatkan user experience di dalam website.  Dengan cookies, user tidak perlu menulis berulang kali username dan password ketika mengunjungi website yang sama.

2. Menyediakan konten dan referensi yang personal

Melansir Hitechwhizz, cookies adalah teknologi dalam situs yang mampu menyediakan konten dan referensi kepada para user.

Sebagai contoh, cookies akan mengingat jenis konten yang sering kamu konsumsi hingga pilihan fitur favoritmu.

Seperti halnya menyimpan informasi login, hal ini juga diperlukan guna tingkatkan user experience dan loyalitas pelanggan dalam situs.

3. Mengingat pengaturan situs

Berikutnya, cookies adalah teknologi yang dapat mengingat pengaturan situs setelah dimodifikasi oleh para user.

Misalnya, ia akan mengingat preferensi bahasa, mode warna, hingga resolusi yang dipilih oleh pengguna dalam situs.

Jadi, nantinya, saat pengguna mengakses kembali website tersebut, ia secara otomatis akan menyediakan pengaturan yang sesuai dengan pilihan sebelumnya.

4. Mendorong keperluan marketing

Terakhir, cookies adalah teknologi yang mampu mendorong keperluan marketing dari pemilik situs.

Sebagian besar perusahaan, khususnya, situs e-commerce cenderung menggunakan cookies untuk menargetkan produk ke pelanggan mereka.

Informasi seperti istilah pencarian, keyword, dan lokasi geografis dikumpulkan untuk kampanye pemasaran mereka.

Bahkan, situs jejaring sosial seperti Facebook menggunakan cookies untuk menampilkan iklan yang relevan bagi kebutuhan masing-masing user.

Apakah Cookies Aman? 

Dalam kondisi normal, cookies tidak bisa mentransfer malware atau virus karena data yang dibawa cookies tidak berubah ketika berpindah dari komputer ke website dan sebaliknya. Perpindahan data cookies ini sama sekali tidak berpengaruh kepada komputermu.

Meskipun begitu, internet tetaplah internet dan kamu tetap harus berhati-hati ketika beraktivitas di dalamnya.

Hindari mengunjungi situs-situs yang mencurigakan dan berpotensi bahaya agar informasi di cookies kamu tidak dicuri oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

Menurut Metacompliance, terdapat beberapa alasan yang mengharuskanmu untuk menghapus cookies.

Salah satu waktu yang tepat untuk menghapus cookies adalah ketika device-mu mengalami penurunan kinerja atau ketika kamu menggunakan laptop kantor.

Namun, jika kamu menggunakan laptop pribadi dan tidak mengalami kendala yang berarti, menghapus cookie bukanlah keharusan.

Hal ini karena kamu perlu mengulangi langkah-langkah seperti login jika mengunjungi suatu situs. Jika kamu harus mengulang, tentu akan memperlambat langkah aksesmu terhadap suatu situs.

Jenis-jenis Cookies

Cookie dapat diklasifikasikan dalam beberapa cara berbeda, tapi yang paling umum adalah 4 jenis cookie.

Mari kita lihat 4 klasifikasi cookie browser yang paling umum dan memahami bagaimana cookie digunakan serta bagaimana mereka bekerja.

1. Session cookies

Ini adalah jenis cookie sementara yang disimpan dalam memori browser hanya sampai browser tersebut ditutup.

Jenis cookie ini memiliki risiko keamanan yang lebih rendah dan sering digunakan untuk memberi daya pada kereta belanja e-commerce, untuk mengontrol elemen halaman yang diperlihatkan kepada pengguna selama kunjungan satu halaman ke sebuah situs web serta untuk tujuan penyimpanan jangka pendek lainnya.

2. Persistent cookies

Jenis cookies yang persistent (terus-menerus) adalah tipe cookie jangka panjang yang ditandai oleh penerbit dengan tanggal kedaluwarsa.

Cookies ini disimpan oleh browser bahkan setelah browser ditutup dan akan dikembalikan ke penerbit setiap kali kamu mengunjungi atau melihat situs yang mengeluarkan cookie.

Dengan cara ini, cookie tetap dapat melacak aktivitas kamu tidak hanya di situs yang mengeluarkan cookie, tetapi juga di situs apa pun yang menyertakan sumber daya yang dikeluarkan oleh situs yang sama.

Ini adalah mekanisme yang digunakan situs-situs seperti Google dan Facebook untuk membuat log aktivitas pengguna di berbagai situs web.

Cookie persistent bertahan lebih lama dari cookie sesi dan dapat melacak aktivitas kamu dari waktu ke waktu di beberapa situs, cookie persistent memiliki risiko lebih besar daripada cookie session.

3. First - Party cookies

Ketiga adalah cookie yang dibuat oleh situs yang sedang kamu kunjungi. Misalnya, sementara di sebuah situs web telah menggunakan cookie untuk berbagai keperluan, seperti membuat fitur penyaringan host yang berfungsi.

Cookie yang diterbitkan saat kamu mengunjungi situs tersebut adalah cookie pihak pertama.

4. Third-Party cookies

Cookie pihak ketiga adalah cookie yang ditambahkan oleh domain yang bukan domain yang sedang kamu kunjungi.

Penggunaan cookie pihak ketiga yang paling umum adalah untuk melacak pengguna yang mengklik iklan dan mengaitkannya dengan domain pengarah.

Misalnya, ketika kamu mengklik iklan di situs web, cookie pihak ketiga digunakan untuk mengaitkan lalu lintas kamu dengan situs tempat iklan itu muncul.

Meskipun cookie adalah bagian penting dari web modern, cookie juga dapat menimbulkan risiko pelanggaran privasi yang besar serta risiko keamanan bagi situs web yang menggunakannya.

Cara Menghilangkan Cookie

Mengingat kita banyak menggunakan berbagai perangkat dan browser yang bermacam- macam pula, berikut ini cara menghilangkan cookie browser pada jenis serta tipe perangkat dan browser yang bisa kamu coba terapkan sendiri.

1. Google Chrome

- Klik menu konteks di bilah alat browser di sebelah kanan bilah alamat.

- Pilih pengaturan Klik “Show Advanced Settings”.

- Klik pengaturan konten di bagian privasi.

- Pastikan poin untuk “Izinkan data lokal disetel (dirokemendasikan)” dicentang.

- Pastikan juga bahwa “Blokir cookie pihak ketiga dan data situs” tidak dicentang.

2. Firefox

- Klik menu Alat/Tools dari bilah paling atas. Lalu pilih Opsi.

- Di bawah “History” pilih “Use custom settings for history” dari menu drop-down di samping “Firefox”.

- Pastikan kotak centang untuk “Terima cookie dari situ” dan “Terima cookie pihak ketiga dicentang”.

- Klik OK.

3. Safari

- Klik menu Safari dari bilah alat atas.

- Pilih preferensi.

- Klik tab privasi.

- Klik kotak centang Never untuk Block Cookie.

- Interner Explorer Klik ‘Alat’ (ikon roda gigi) di bilah alat browser

- Pilih opsi internet.

- Klik tab Privasi, dan kemudian di bawah Pengaturan, gerakkan slider ke atas untuk memblokir semua cookie atau ke bawah untuk mengizinkan semua cookie Lalu klik OK.

Demikianlah informasi seputar apa itu cookies, fungsi, jenis, hingga cara menghapus cookies pada browser. Semoga bermanfaat!

Tag : #cookie    #browser    #teknologi    #hapus cookie    #fungsi cookie    #jenis cookie   

Baca Juga