Ilustrasi para pekerja MRT Jakarta.

BPJS Ketenagakerjaan dan MRT Jakarta Lakukan Vaksin Bagi Pekerja Guna Percepat Herd Immunity

sondang | Daerah | 20-07-2021

PARBOABOA,Jakarta - BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK bersama dengan PT MRT Jakarta (Perseroda) menggelar program vaksinasi khusus bagi peserta BPJAMSOSTEK beserta keluarganya yang juga merupakan pengguna moda transportasi massal tersebut.

Hal ini bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam percepatan pembentukkan herd immunity sebagai salah satu upaya menanggulangi penyebaran Covid-19 di Indonesia.

“Untuk mempercepat pembentukan herd immunity dibutuhkan 70 persen dari penduduk Indonesia yang telah mendapatkan vaksin, oleh karena itu saya mengimbau kepada seluruh peserta BPJAMSOSTEK untuk memanfaatkan fasilitas vaksin gratis ini agar herd immunity dapat segera terbentuk sehingga perekonomian nasional dapat segera bangkit,” ungkap Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK Zainudin.

Kegiatan vaksinasi gratis ini akan digelar di Stasiun MRT Blok A dalam 2 tahap, dimana tahap pertama akan berlangsung selama tiga hari pada tanggal 22-24 Juli mendatang.

Total vaksin sebanyak 3.600 dosis telah disediakan bagi peserta BPJAMSOSTEK dan keluarganya yang telah mendatar melalui aplikasi JAKI.

Untuk syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Melakukan pendaftaran melalui aplikasi JAKI mulai tanggal 20 Juli.

2. Menunjukkan kartu BPJS Ketenagakerjaan atau aplikasi BPJSTKU.

3. Membawa hasil cetak Kartu Kendali Vaksinasi/pre-screening.

4. WNI usia 12-17 tahun didaftarkan dengan Nomor Induk Keluarga (NIK) yang terdapat di kartu keluarga.

5. WNI usia 18 tahun ke atas (menggunakan nomor KTP).

6. Sehat dan tidak hamil. Apabila penyintas Covid-19, minimal sudah sembuh tiga bulan.

7. Menunjukkan surat rekomendasi dokter rawat apabila sedang dalam penanganan penyakit.

8. Tidak terdaftar sebagai penerima vaksin sebelumnya.

9. Menunjukkan KTP asli.

10. Membawa dan menunjukkan seluruh dokumen persyaratan pada hari pelaksanaan.

 “Semoga dengan semakin banyaknya masyarakat pekerja yang sudah mendapatkan vaksin, angka penyebaran Covid-19 bisa ditekan, sehingga produktivitas pekerja dapat kembali normal dan ekonomi nasional bisa segera pulih,” tutup Zainudin.

Tag : #covid19    #nasional    #kesehatan   

Baca Juga