parboaboa

Cara Mengatasi Toxic Relationship, Emang Bisa?

Sarah | Pendidikan | 10-02-2023

Cara Mengatasi Toxic Relationship (Foto: Freepik/Wayhomestudio)

PARBOABOA - Dalam sebuah hubungan, pertengkaran atau perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar. Namun, bila hubungan dengan pasangan selalu diisi dengan pertengkaran, bahkan kamu merasa lelah secara mental setiap bertemu dengannya, bisa jadi itu adalah ciri-ciri toxic relationship.

Toxic relationship terkadang sulit disadari, bahkan ketika tanda-tandanya sudah jelas. Namun, bertahan dalam hubungan yang tidak sehat hanya akan membuatmu merasa tidak bahagia dan memengaruhi kesehatan mental.

Oleh karena itu, penting bagi kamu mengetahui apa itu toxic relationship, ciri-ciri dan cara mengatasinya. Berikut ulasannya!

Apa Itu Toxic Relationship?

Toxic relationship adalah istilah untuk menggambarkan suatu hubungan beracun atau tidak sehat yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan seseorang.

Hubungan tidak sehat ini dapat terjadi dalam berbagai konteks, misalnya percintaan, pertemanan, hingga keluarga. Berbeda dengan hubungan yang sehat, hubungan toxic justru menurunkan harga diri dan menguras energi. Selain itu, hubungan ini juga memiliki dampak jangka panjang sehingga bisa membawa perubahan pada hidup.

Maka dari itu, agar kesehatan fisik dan mental tetap terjaga selama menjalin suatu hubungan, penting bagi kamu untuk mengenal ciri-ciri toxic relationship.

Ciri-ciri Toxic Relationship

1. Selalu dikontrol oleh pasangan

Hal yang paling sering terjadi pada hubungan toxic relationship adalah dikontrol oleh pasangan. Sebagai contoh, pasanganmu akan memaksakan kehendaknya terhadap hidup yang kamu jalani.

2. Sulit untuk menjadi diri sendiri

Akibat terlalu sering di kontrol oleh pasangan, kamu menjadi sulit untuk menjadi dirimu sendiri. Kamu akan selalu bersikap seperti apa yang dia inginkan, bukan apa yang kamu inginkan. Bahkan, untuk sekadar berpendapat saja kamu bisa sampai berpikir berkali-kali karena takut apa yang kamu ucapkan menjadi kesalahan di mata dia.

3. Jarang mendapat dukungan

Hubungan yang sehat adalah hubungan yang selalu memberi dukungan satu sama lain. Namun pada toxic relationship, setiap pencapaian yang kamu peroleh akan dianggap menjadi kompetisi. Bahkan, pasanganmu tidak senang jika kamu berhasil melakukan sesuatu yang seharusnya membuat ia bangga.

4. Selalu dicurigai dan dikekang

Rasa cemburu dalam hubungan antar pasangan sebenarnya merupakan reaksi yang normal sebagai salah satu bentuk kepedulian. Namun, hubungan akan menjadi toxic jika rasa cemburu tersebut berlebihan atau membuat pasangan melakukan hal yang ekstrem, misalnya menyita handphone-mu.

5. Menerima kekerasan fisik

Hubungan yang baik adalah saling menyanyangi satu sama lain. Namun, jika pasangan kamu berani melakukan kekerasan fisik di dalamnya atau biasa di bilang dengan main tangang, maka hubungan tersebut dapat dikatakan toxic relationship. Apa pun konfliknya, kekerasan fisik tidak bisa dibenarkan, ya.

Cara Mengatasi Toxic Relationship

1. Berhenti Menyangkal

Hal pertama yang harus kamu lakukan untuk keluar dari hubungan toxic relationship adalah dengan berhenti menyangkal segala yang terjadi pada hubunganmu. Sebab, kebanyakan orang memilih mempertahankan hubungannya dan berharap suatu saat pasangannya akan berubah seiring berjalannya waktu.

2. Ekspresikan Perasaanmu Kepada Pasangan

Kamu harus mengungkapkan perasaanmu kepada pasangan yang menurutmu beracun dalam hubungan kalian. Percakapan ini sering kali menjadi panas dan disusul oleh emosi. Jika orang lain mudah marah atau sangat emosional, mungkin yang terbaik adalah menuliskan perasaan.

3. Buat Keputusan yang Matang

Kamu harus membuat keputusan yang matang. Contohnya, jika pasanganmu mengakui segala keburukannya lalu meminta maaf, dan setuju dirinya akan berubah dan meminta bantuan profesional, mungkin hubungan ini masih layak diperjuangkan. Namun, jika perasaan yang kamu rasakan tidak dihiraukan, atau hal-hal toxic yang tidak kamu sukai dari hubungan malah semakin menjadi-jadi, segeralah mengakhiri hubungan tersebut.

4. Minta Bantuan

Kebanyakan orang kembali ke hubungannya yang jelas-jelas beracun karena sudah terlanjur nyaman. Mereka tidak mengenal pesona lain kecuali diri mereka yang hancur. Inilah sebabnya mengapa banyak wanita membentuk tembok batas sebagai mekanisme perlindungan dirinya. Maka dari itu, tidak ada salahnya untuk mencari bantuan beberapa kali, baik dari teman, orang tua, maupun dari profesional seperti psikolog.

5. Tenangkan Diri

Setelah melalui banyak hal dalam hubungan yang mungkin menimbulkan trauma, dirimu perlu pemulihan. Ambil waktu untuk diri sendiri, lakukan hal yang disukai, dan temui orang-orang tersayang untuk mengembalikan semangat dalam diri.

Meninggalkan hubungan yang tidak sehat dan beracun merupakan langkah yang sangat sulit dan perlu keberanian. Akan tetapi kamu bisa melakukannya. bagaimanapun juga kamu berhak menjalani hidup yang bahagia.

Demikianlah gambaran cara mengatasi toxic relationship. Namun apabila terlalu merugikan, merusak, bahkan menyakiti, coba cari bantuan profesional atau minta dukungan orang terdekat.

Editor: Lamsari Gulo

Tag: #toxic    #toxic relationship    #pendidikan    #arti kata    #hubungan asmara   

BACA JUGA

BERITA TERBARU