Ilustrasi mesin diesel

Cara Merawat Mobil Mesin Diesel Tetap Awet

Sondang | Otomotif | 21-02-2022

PARBOABOA, Siantar - Dalam dunia otomotif, terdapat dua jenis variasi mesin mobil, yakni mesin berbahan bakar bensin dan mesin berbahajan bakar solar atau sering disebut diesel.

Selain untuk kendaraan niaga, mesin diesel saat ini sudah cukup banyak digunakan oleh kendaraan pribadi seperti SUV karena torsi yang dihasilkan cukup besar.

Mesin diesel yang ditemukan oleh Rudolf Diesel itu terbagi ke dalam tiga tipe, yakni Indirect Injection Diesel (IDI), Direct Injection Diesel (DI) dan Common Rail Direct Injection (CRDI).

Layaknya manusia, Mesin Diesel juga memiliki kekurangan. Salah satunya menghasilkan suara yang keras serta asap knalpot tebal dan hitam. Namun tak sedikit pula kelebihan yang dimiliki mesin ini.

Kelebihan Mesin Diesel

1. Hemat Bahan Bakar

Kelebihan mesin diesel yang pertama adalah hemat bahan bakar. Mobil diesel hanya menggunakan bahan bakar yang lebih sedikit dibanding mesin lainnya.

Itu karena mesin diesel dilengkapi dengan rasio kompres yang cenderung lebih tinggi. Inilah yang membuat mesin diesel hanya memproduksi panas yang lebih sedikit. Maka dari itu, bahan bakar yang digunakan juga cenderung lebih hemat bahkan di jarak tempuh yang jauh sekalipun.

2. Tidak Ribet

Untuk diketahui, mesin diesel tidak memerlukan sistem injeksi bahan bakar dan busi yang mumpuni, sehingga mesin diesel cenderung lebih sederhana.

Oleh karena itu, perawatan yang perlu dilakukan pada mobil diesel lebih terjangkau dan mudah. Sebab, mesin diesel tidak memberlakukan sistem pengapian, sehingga tidak banyak komponen yang perlu diperiksa dan diganti secara rutin.

3. Torsi dengan Kekuatan Lebih Besar

Kelebihan selanjutnya, mesin diesel mampu memberikan torsi atau kekuatan menarik yang lebih besar pada RPM rendah. Ini juga menjadi salah satu faktor yang membuat bahan bakar lebih hemat sehingga mobil diesel sangat cocok dikendarai pada daerah yang jalannya tidak mulus.

Ditambah lagi dengan kemampuannya membawa beban berat dan cukup bertenaga saat melalui tanjakan, bahkan saat melewati jalanan banjir pun tetap bisa dikendarai dengan baik.

4. Tahan Lama

Terakhir, mesin diesel cenderung lebih tahan lama dari mesin yang lain. Pada umumnya mesin diesel dibuat menggunakan material yang lebih kuat dibandingkan mesin bensin, karena kompresinya juga lebih tinggi. Suhu yang ada di dalam ruang bakar jauh lebih panas dibandingkan mesin bensin karena harus membakar solar dengan suhu maksimal.

Kekurangan Mesin Diesel

1. Mahal

Dengan kelebihan-kelebihan di atas, mesin diesel tentu dibadrol dengan harga yang mahal. Apalagi rasio kompresi yang dihasilkan oleh mesin diesel jauh lebih tinggi, sehingga material yang digunakan jauh lebih kuat dibandingkan mesin bensin.

2. Bising

Selain mahal, mesin diesel juga dikenal sangat ribut karena menghasilkan suara dan getaran yang sangat mengganggu. Bahkan, suara tersebut bisa di dengar dengan mudah tanpa bantuan alat apapun.

Cara Merawat Mobil Mesin Diesel Agar Tetap Awet

Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan mesin diesel, kini tiba waktunya untuk mengulas cara merawat mobil mesin diesel agar tetap awet. Terdapat dua kunci utama dalam merawat mobil bermesin diesel, yaitu oli dan bahan bakar.

Pertama, soal kondisi oli mesin. Beban kerja mesin diesel terbilang ekstrem karena rasio kompresi yang tinggi dan kehadiran turbo menghasilkan suhu dan tekanan yang sangat tinggi di dalam ruang mesin. Oleh karena itu, mesin diesel butuh oli yang pas sesuai rekomendasi.

Kedua, bahan bakar mesin (BBM) diesel terkini sangat direkomendasikan menggunakan yang berkualitas tinggi, karena aplikasi sistem common rail yang menyemprotkan bahan bakar ke ruang bakar dengan injektor bertekanan ekstra tinggi yang dikontrol secara elektronik.

Sebaliknya, jika kualitas BBM diesel rendah, maka kotoran bisa merusak injektor yang sangat presisi tersebut.

Berikut Cara Merawat Mobil Mesin Diesel Agar Tetap Awet

1. Rutin memanaskan mobil sebelum digunakan

Sebelum menggunakan mobil, panaskan mesin mobil terlebih dahulu selama 5 - 10 menit. Pemanasan mobil ini bertujuan agar oli yang terdapat pada mesin bisa bersirkulasi terlebih dahulu sehingga bisa melakukan fungsinya, yakni melumasi setiap komponen yang ada di dalam mesin secara maksimal.

2. Menggunakan oli yang tepat

Oli yang digunakan pada mesin diesel tentu saja sangat berbeda dengan oli mobil bensin. Karakteristik mesin diesel yang lebih tinggi temperaturnya memerlukan oli yang lebih kental dibandingkan mobil bermesin bensin.

Oleh karena itu, gunakan oli mesin dengan spesifikasi yang direkomendasikan pabrikan dan lakukan penggantian oli mesin sesuai jadwal perawatan berkala pada buku manual atau buku service kendaraan anda.

3. Menggunakan solar berkualitas

Merawat mesin diesel juga bisa dilakukan dengan cara penggunaan bahan bakar berkualitas, seperti solar yang memiliki kadar Cetane Number (CN) tinggi atau kandungan sulfur yang lebih rendah.

Semakin bagus kualitas dari bahan bakar yang dipilih, maka semakin awet juga usia komponen pada mesin mobil Anda.

Bahan bakar dengan kualitas buruk memiliki kandungan sulfur yang tinggi. Kandungan sulfur yang tinggi inilah yang menjadi penyebab rusaknya beberapa komponen yang terdapat di dalam mesin, seperti injector. Sebaliknya, kandungan sulfur rendah akan membuat emisi gas buang, saluran bahan bakar, filter solar, dan ruang bakar lebih bersih.

Diketahui, Solar bersubsidi menjadi jenis BBM paling rendah dengan CN 48 dan sulfur 3.500 part per million (ppm). Sedangkan solar yang non subsidi memiliki nilai CN 51 dan kandungan sulfur minimal 1.200 ppm. Dan solar yang lebih baik lagi memiliki nilai CN 53 dengan kandungan sulfur di bawah 300 ppm.

4. Rajin mengganti filter bahan bakar

Rutin mengganti filter bahan bakar juga menjadi salah satu cara untuk merawat mobil diesel agar mesin awet. Filter berfungsi untuk menyaring kotoran dan kandungan air yang kadang terdapat dalam bahan bakar.

Filter yang jarang diganti tentu akan berkurang kemampuannya untuk bisa menyaring kotoran dan kandungan air. Jika masuk ke dalam mesin, kotoran dan kandungan air bisa membuat mobil mogok karena pembakaran yang tak sempurna.

5. Mengganti filter udara

Proses pembakaran pada mesin yang sempurna dipengaruhi faktor udara bersih. Namun sejatinya, debu atau kotoran yang ukurannya sangat kecil kerap terbawa angin dan masuk melalui pori-pori filter udara.

Nah, debu dan kotoran yang masuk melalui filter udara bisa sangat mempengaruhi proses pembakaran jadi tidak sempurna.

6. Rutin menjalani servis

Seperti mobil pada umumnya, lakukan perawatan berkala di bengkel. Sebab, bengkel memiliki mekanik ahli yang mampu menangani berbagai masalah pada mobil, termasuk mesin diesel lengkap dengan berbagai peralatan yang dibutuhkan.

Sebagai pengingat, mobil-mobil diesel saat ini telah dilengkapi teknologi Injector Common-Rail. Nah, mintalah bagian ini diperiksa dan dibersihkan secara berkala.

Itulah seputar informasi mengenai mesin diesel hingga cara merawat mobil mesin diesel agar awet.

Tag : #mesin diesel    #mobil    #otomotif   

Baca Juga