CPNS di Bakamla Meningga Dunia (Tangkapan layar Instagram @bakamla_ri)

CPNS Bakamla Meninggal Dalam Pelatihan, Sri Mulyani Bertanggung Jawab

Apri Siagian | Nasional | 20-09-2022

Parboaboa, Jakarta – Peristiwa kematian CPNS Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) bernama Muhammad Arya Adithya Hasibuan (MAAH) viral di media sosial.

Cerita kematian MAAH tersebut pertama kali diposting di sosial media Reddit pada Senin (19/09/2022) oleh sebuah akun yang mengaku sebagai teman dekat almarhum.

Dari pesan broadcast yang dibagikan akun Reddit tersebut, MAAH mengikuti kegiatan binsik pagi dan setelahnya mengeluh kepada dokter dengan diagnosa awa sakit nyeri sendi, dehidrasi dan ada dahak di paru-paru.

Sebelumnya, MAAH melakukan serangkaian tes kesehatan dan hasil dari tes AHH memiliki riwayat penyakit dan membutuhkan perhatian khusus.

Karena latihan yang tidak diporsir, almarhum Ary sempat mengalami kritis pada pukul 22.40 WIB dan dinyatakan meninggal pada 22.50 Wib, Minggu (18/09/2022).

Kepala Bakamla Laksdya TNI Dr Aan Kurnia membenarkan hal tersebut.

“Benar bahwa salah satu siswa CGBT Bakamla RI meninggal dunia saat mempuh pelatihan. Saya selaku Kepala Bakamla RI mewakili seluruh keluarga besar Bakamla RI menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas meninggalnya Ary Hasibuan,” katanya pada wartawan, Selasa (20/09/2022).

Selain itu, Staf Khusus Menteri Keuangan (Menkeu) Yustinus Prastowo menegaskan bahwa Kementrian Keuangan (Menkeu) akan mengevaluasi dan memperbaiki standar kerja sama dengan pihak tersebut.

Kementerian Keuangan juga bertanggung jawab terhadap keluarga korban secara baik sesuai ketentuan.

Ibu Menkeu juga sudah menginstruksikan untuk dilakukan evaluasi kerja sama, khususnya skema bimbingan dan pelatihan yang proper untuk anak-anak PKN STAN yang ditempatkan di instansi lain,” yang dikutip dari Twiter @prastow, Selasa (20/09/2022).

Tag : #cpns    #bakamla RI    #nasional    #TNI    #Anggota STAN meninggal dunia    #sri mulyani   

Baca Juga