Foto Bupati Dan Wakil Bupati Simalungun Yang Diduga Diperjualbelikan

Diduga Korupsi Jualan Foto dan Majalah, Bupati Simalungun Dilaporkan

maraden | Daerah | 12-07-2021

Pematangsiantar-Sumatera Utara. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bina Daya Sejahtera Simalungun (Bidadesi)  melaporkan Bupati Simalungun Radiapoh H Sinaga dan oknum pejabat di Dinas Pendidikan (Disdik) berinisial VS, ke Kapolri dan Kapoldasu atas dugaan korupsi penjualan foto-foto bupati dan wakil bupati dan majalah di sekolah-sekolah SD dan SMP.

Andry Christian Saragih  Ketua Umum LSM Bidadesi pada Minggu (11/7/2021), mengungkapkan, laporan resmi sudah disampaikan melalui surat ke Kapoldasu dan Kapolri tanggal 9 Juli 2021.

Menurutnya kerugian negara yang timbul terkait penjualan foto bupati dan wakil bupati serta majalah Marharoan Bolon mencapai Rp 637,8 juta.

Andry mengatakan, dana penjualan foto bupati dan wakil bupati Simalungun serta majalah ke sekolah-sekolah dibayar dengan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) atas perintah oknum pejabat di Dinas Pendidikan Pemkab Simalungun yang diangkat bupati Radiapoh H Sinaga tanggal 21 Mei 2021 lalu, atau sebulan setelah pelantikan bupati dan wakil bupati.

Diduga harga jual untuk foto bupati dan wakil bupati sesuai harga pasar hanya Rp 100 ribu namun dijual Rp 300 ribu sepasang", ujar Andry.

Harga biaya cetak majalah diperkirakan di pasar sekitar 31 ribu rupiah namun dijual seharga Rp 50 ribu.

"Bukti-bukti berupa video dan foto saat pertemuan para kepala sekolah dengan oknum pejabat Dinas Pendidikan Pemkab Simalungun terlampir, ikut diserahkan ke kepolisian, sebagai bahan untuk proses hukum lebih lanjut", sebut Andry.

“Penjualan foto dan majalah juga dilakukan dan terkesan dipaksakan ke seluruh kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 386 kepala desa” Tambahnya.

Mengapa bupati Simalungun ikut dilaporkan, karena dari hasil investigas yang dilakukan diduga penjualan foto dan majalah ke sekolah-sekolah SD/SMP dan kantor OPD serta kepala desa diketahui bupati, namun mendiamkannya, artinya ikut serta", sebut Andry.

Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Simalungun, Elviani Sitepu mengaku tidak mengetahui adanya penjualan foto bupati dan wakil bupati serta majalah ke sekolah-sekola menggunakan dana BOS. "Tidak tahu saya itu". ujarnya singkat ketika diminta konfirmasi. (Sumber:Hetanews)

Tag : hukum

Berita Terkait