Djarot PDIP Sebut Politik Identitas Itu Jahat dan Harus Dihindari

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat. (Foto: Instagram/djarotsaifulhidayat)

PARBOABOA, Jakarta – Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat berbicara soal politik identitas menjelang pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Ia mengingatkan untuk saling menghormati dan menghindari politik identitas. Sebab, menurut Djarot, hal tersebut merupakan tindakan yang jahat.

"Bangsa kita ini kan dilahirkan sebagai bangsa yang majemuk, yang masing-masing mempunyai identitas, yang masing-masing mempunyai perbedaan. Nah politik identitas itu jahat karena akan mengeksploitir identitas masing-masing, guna apa? Untuk membenci, untuk meregangkan, guna untuk mencaci identitas yang berbeda," kata Djarot dalam acara diskusi publik yang bertajuk Bahaya dan Antisipasi Menghadapi Politik Identitas Jelang Pemilu 2024 di kantor DPP Taruna Merah Putih (TMP), Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/12/2022).

"Masing-masing punya identitas, marilah kita hindari itu. Justru dengan identitas kita masing-masing berbeda-beda ini, justru kita diminta untuk membangun budaya politik yang berkeadaban, yang harga menghargai, hormat menghormati satu sama lain," sambungnya.

Selain itu, Djarot juga mengingatkan untuk tidak menggunakan agama sebagai identitas politik karena sejatinya agama merupakan suatu tindakan untuk berbuat kebaikan.

"Jangan sekali-kali menggunakan agama untuk memecah belah bangsa," tutur Djarot.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPP PDIP meminta kepada peserta yang hadir dalam diskusi itu untuk terus menebarkan kasih sayang kepada sesama dengan menjalin hubungan yang dibangun dengan kejujuran sesuai dengan karakter bangsa Indonesia.

"Kita terus berjuang untuk jiwa bangsa Indonesia tenang, jiwa menebarkan kasih sayang, menjalin hubungan satu sama lain dengan kejujuran,” pungkasnya.

TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS