Ilustrasi

EL Salvador Tambang Bitcoin Pakai Tenaga Gunung Berapi

Wanovy | Teknologi | 06-10-2021

El Salvador muncul dengan ide untuk melakukan penambangan Bitcoin menggunakan energi gunung berapi. Dari sana, negara tersebut sudah menambang 0,00599179 Bitcoin atau sekitar USD 269.

Presiden El Salvador Nayib Bukele menulis dalam akunnya di Twitter, hal itu merupakan langkah awal negaranya menambang Bitcoin dengan energi dari gunung berapi.

"Kami masih menguji coba, tapi, secara resmi ini adalah penambangan Bitcoin pertama dari gunung berapi," tulis Bukele.

Penambangan Bitcoin ini dijalankan oleh perusahaan listrik panas bumi milik El Salvador, LaGeo SA de CV.

Sebelumnya, dia juga sudah mengunggah video kontainer yang penuh dengan rig penambangan Bitcoin dan pabrik di tengah hutan yang berbatasan dengan gunung berapi.

Dari video itu terlihat pula teknisi yang sedang memasang komputer berbasis Application-Specific Integrated Circuit (ASIC), serta pemandangan pabrik energi yang diselimuti asap di tengah rimbunnya hutan.

Jika El Salvador benar-benar mencetak koin baru, itu berarti Bukele telah memenuhi janjinya pada Juni lalu.

Saat itu, dia menginstruksikan perusahaan listrik panas bumi milik negara, LaGeo SA de CV untuk membuat fasilitas penambangan Bitcoin dengan energi yang sangat murah, 100 persen bersih, 100 persen terbarukan, 0 emisi dari gunung berapi.

Bukele mengindikasikan dalam cuitannya pada Jumat (1/10/2021), proyek penambangan Bitcoin masih dalam proses dan mereka masih menguji serta memasang peralatan penambangan baru.

Sebagai informasi, El Salvador sendiri menjadi negara pertama yang resmi mengakui mata uang kripto Bitcoin sebagai alat tukar dan alat pembayaran yang sah.

Pada awal September lalu, Presiden El Salvador itu juga mengumumkan bahwa negara yang dipimpinnya itu resmi mengadopsi Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah. Hal ini menjadikan El Salvador sebagai negara pertama di dunia yang mengambil langkah demikian.

Namun, ternyata aktivitas penambangan Bitcoin dengan mengandalkan energi panas bumi bukanlah barang baru. Sebab, negara lain sudah ada yang melakukannya lebih dulu.

"Ini hanya energi panas bumi. Islandia telah melakukannya sejak awal penambangan bitcoin," kata penambang bitcoin Alejandro de la Torre, sebagaimana dihimpun dari CNBC, Selasa (5/10/2021).

Negara seperti Islandia juga sudah mulai menjadi lokasi populer penambangan Bitcoin. Sama seperti El Salvador, Islandia juga kaya akan energi geothermal dari gunung berapi yang banyak dimiliki negara itu.

Tag : #teknologi    #kripto    #bitcoin    #elsalvador   

Baca Juga