Gak Cuma Biru, Elon Musk Bakal Buat Centang Emas dan Abu-abu di Twitter

Penulis : Wanovy | Teknologi | 26-11-2022

Twitter

PARBOABOA - Elon Musk mengumumkan Twitter akan memiliki tiga centang baru untuk menandakan akun yang sudah terverifikasi. Tiga centang baru ini akan diluncurkan mulai Jumat (2/12) pekan depan.

Dalam cuitannya di Twitter, Musk mengatakan centang verifikasi di Twitter akan hadir dalam tiga warna yaitu emas untuk perusahaan atau brand, abu-abu untuk pemerintah, dan biru untuk pengguna individu.

"Mohon maaf atas keterlambatannya, kami secara tentatif akan meluncurkan Verified pada Jumat pekan depan," kata Musk dalam cuitannya, seperti dikutip dari The Verge, Sabtu (26/11/2022).

"Centang emas untuk perusahaan, abu-abu untuk pemerintah, biru untuk individu (selebriti atau bukan) dan semua akun yang terverifikasi akan diautentikasi secara manual sebelum tanda centang diaktifkan. Menyakitkan, tapi perlu," sambungnya.

Keputusan untuk membagikan warna yang berbeda ke akun yang berbeda telah diambil untuk mengatasi masalah peniruan identitas yang muncul setelah peluncuran awal program verifikasi.

Beberapa pengguna, yang membeli paket berlangganan, menyamar sebagai tokoh terkenal untuk menyesatkan orang. Fitur tersebut segera dibatalkan setelahnya.

Berbicara tentang kembalinya program verifikasi Twitter, Musk mengatakan bahwa program Twitter akan diluncurkan pada hari Jumat minggu depan atau 2 Desember 2022.

“Maaf atas keterlambatannya, untuk sementara kami meluncurkan Verified pada hari Jumat minggu depan. Cek emas untuk perusahaan, cek abu-abu untuk pemerintah, biru untuk individu (selebriti atau bukan) dan semua akun terverifikasi akan diautentikasi secara manual sebelum cek diaktifkan”, ujar Musk.

Ketika seorang pengguna bertanya apakah seseorang yang diverifikasi sebagai pejabat publik atau pelanggan berbayar akan mendapatkan centang biru yang sama.

Musk menjawabnya dengan mengatakan bahwa semua individu yang diverifikasi akan memiliki centang biru yang sama.

"Semua individu manusia yang terverifikasi akan memiliki tanda centang biru yang sama, karena batas dari apa yang dianggap ‘terkemuka’ terlalu subyektif. Individu dapat memiliki logo kecil sekunder yang menunjukkan bahwa mereka milik suatu org jika diverifikasi oleh org tersebut," ujar dia menjelaskan.

Sejak jadi CEO 'Burung Biru', kebijakan-kebijakan baru Musk kerap menimbulkan kontroversi. Seperti misalnya biaya berlangganan USD $8 per bulan bagi yang ingin mendapat logo centang biru.

Centang biru itu sebelumnya tersedia gratis bagi organisasi dan tokoh masyarakat sebagai upaya untuk menghindari duplikasi identitas dan informasi keliru.

Pada awal November, kebijakan biaya berlangganan centang biru itu membuat sejumlah akun bodong bermunculan dengan meniru para pemimpin dunia, selebritas, maupun perusahaan. Akibatnya, banyak netizen yang terkecoh.

Menanggapi hal tersebut, Musk menangguhkan peluncuran hingga 29 November. Dia lalu memundurkan lagi kebijakan tersebut hingga kini biaya berlangganan itu diduga bakal diluncurkan pada 2 Desember mendatang.

Musk mengatakan bahwa dia ingin meminta para pengguna untuk berlangganan platform media sosial gunaa mendiversifikasi aliran pendapatannya. Twitter sendiri saat ini bergantung pada iklan untuk 90 persen pendapatan.

Beberapa brand besar pun memutuskan menarik diri dari iklan di platform sejak Musk membeli Twitter.

Perusahaan khawatir relaksasi moderasi konten yang dijanjikan Musk berpotensi membuat perusahaan mereka dikaitkan dengan konten yang tidak pantas.

Menurut kelompok masyarakat Media Matters, setengah dari 100 pengiklan teratas Twitter telah mengumumkan bahwa mereka menangguhkan atau "nampaknya telah menangguhkan" pengeluaran mereka di jejaring sosial.

Editor : -

Tag : #twitter    #elon musk    #teknologi    #apps    #internet    #verified   

Baca Juga