Sahat Turnip (45) ditemukan warga tewas di badan jalan perkebunan teh di Kecamatan Sidamanik, Simalungun, Sumatera Utara.

Hendak Berangkat Kerja, Karyawan Pabrik Teh Tobasari Menjadi Korban Tewas Tabrak Lari

maraden | Daerah | 30-08-2021

PARBOABOA, Simalungun  - Sahat Turnip (45) warga Simantin III Afdeling IV Kecamatan Sidamanik Kabupaten Simalungun meninggal dunial saat menjadi korban tabrak lari di jalan besar Sidamanik Tigaras, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, pada Minggu (29/08/2021).

Kecelakaan maut itu terjadi saat korban dalam perjalanan menuju Pabrik Teh Tobasari tempatnya bekerja. Sahat Turnip yang mengendarai sepeda motor Verza bewarna putih meninggal dunia saat melintasi jalan besar Sidamanik Tigaras, setelah Huta Sinaman Dua, Minggu (29/08/2021) sekira pukul pukul 06.30 WIB.

Seorang warga sekitar, Simbolon mengatakan, kemungkinan Sahat Turnip yang merupkan karyawan Pabrik Teh Tobasari sedang mendapat shift pagi dan dalam perjalan dia bertabrakan dengan kendaraan lain yang tidak diketahui jenisnya.

Saat ditemukan warga, tubuh Sahat Turnip tergeletak di tengah jalan dengan posisi telungkup dan bagian kepalanya mengeluarkan darah.

Warga yang berada di sekitar lokasi pun langsung menghubungi pihak lepolisian.

Personil dari Polsek Sidamanik bersama petugas Puskesmas Pamatang Sidamanik kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Djasamen Saragih di Kota Pematangsiantar untuk dilakukan autopsi.

Tidak berselang lama, pihak Unit Laka Lantas dari Polres Simalungun turun ke lokasi kejadin dan melakukan olah Tempat Kejadian Peristiwa (TKP).

Sempat terjadi kemacetan panjang akibat bayaknya warga yang ingin melihat mayat korban yang tergeletak di tengah jalan tersebut.

Tag : #Kecelakaan maut    #Pabrik Teh Tobasari    #lakalantas    #daerah   

Baca Juga