Warung kopi tempat dimana Nurliah dan Desi ditemukan warga.

Ibu dan Anak Dibantai Di Bogor, Satu Tewas Satunya Lagi Sekarat

maraden | Daerah | 24-07-2021

PARBOABOA, Bogor Seorang Ibu dan anak gadisnya ditemukan berlumur darah di Bogor. Korban tewas diketahui bernama Nuraliah (46 tahun) dan anak perempuannya Desi Fitriani (20 tahun). Kedua korban diketahui adalah seorang pemilik usaha warung kopi pinggir jalan.

Nuraliah ditemukan tewas bersimbah darah di dalam warung kopi miliknya di Jalan Abdullah Bin Nuh RT 04/12, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jumat, 23 Juli 2021 pagi.

Sedangkan anak korban, Desi Fitriani juga mengalami luka di kepala, namun nyawanya masih tertolong karena segera dibawa ke Rumah Sakit Graha Medika.

Kedua perempuan itu diduga menjadi korban tindak pidana kekerasan. Hal ini telihat dari sekujur tubuhnya hingga bagian kepala penuh dengan luka sabetan senjata tajam.

Kapolresta Kota Bogor KombesPol Susatyo Purnomo Condro ketika di TKP mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan pihak kepolisian telah meminta keterangan kepada lima orang saksi.

Informasi yang dikumpulkan terkait peristiwa ini berawal dari Suhendar, seorang petugas kebersihan yang tengah menyapu jalan. Dia mendengar suara perempuan yang berteriak meminta tolong dari dalam warung kopi.

Suhendar kemudian mendatangi warung kopi tersebut dan saat dibuka, ia melihat Nurliah sudah dalam kondisi tertelungkup dengan tubuh bersimbah darah.

Sedangkan putrinya, Desi juga mengalami luka, namun kondisinya masih sadar. Suhendar kemudian meminta tolong kepada Zaenudin, seorang satpam RS Graha Medika. Mereka langsung membawa korban yang masih sadar ke rumah sakit Graha Medika yang lokasinya berada di samping warung milik korban.

Polisi yang mendapat laporan dari warga kemudian mendatangi tempat terjadinya perkara tersebut.

"Ya ada satu korban meninggal atas nama Ibu Nuraliah, dan satu korban luka yang dibawa ke rumah sakit," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Bogor Kota Komisaris Besar Susatyo Purnomo Condro, Jumat 23 Juli 2021. Untuk motif pelaku belum diketahui. Penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif," ujarnya, Sabtu (24/7/2021).

Tag : #daerah    #kriminal   

Baca Juga