Mobil bekas banjir.

Jangan Sampai Salah Beli, Pahami Tips Memeriksa Mobil Bekas Banjir

Maraden | Otomotif | 08-11-2021

PARBOABOA – Menjelang akhir tahun banyak orang yang ingin memiliki mobil ataupun mengganti mobil yang sudah ada dengan yang lebih layak untuk menyambut tahun baru. Namun menjelang akhir tahun juga banyak terjadi banjir di wilayah Indonesia yang menyebabkan genangan air yang sering merusak mobil.

Tak jarang pemilik mobil langsung menjual mobilnya setelah kondisinya tak lagi optimal usai terendam banjir. Beberapa agen penjual mobil sering kali tidak memberikan info dan kejelasan mengenai mobil yang dijualnya apakah bekas banjir atau tidak.

Untuk itulah calon pembeli sebaiknya lebih cermat dan terliti agar terhindar dari membeli mobil bekas banjir dengan harga yang tidak setimpal.

Tentu sedikit sulit membedakan mobil bekas pernah yang terendam air atau bebas banjir. Namun jika mau lebih teliti banyak sumber referensi yang dapat dilihat untuk menambah pemahaman akan mobil bekas genangan banjir. Berikut ini ada beberapa hal yang wajib diperhatikan untuk mendeteksi apakah sebuah mobil memang benar-benar bebas banjir atau tidak.

1. Perhatikan Bau Mobil

Ini adalah cara pertama yang paling sederhana untuk mengetahui apakah mobil bekas terendam banjir atau tidak. Calon pembeli bisa mencium dan mengendus bau di bagian interiornya. Duduklah dalam waktu yang cukup lama, apabila tercium bau tak sedap seperti lembap, kemungkinan mobil itu pernah terendam banjir.

2. Cek Bagian Interior dan Eksterior Mobil

Sembari memperhatikan bau mobil, periksa bagian interior dengan meraba beberapa bagian. Lakukan juga ke bagian karpet mobil dan bagian lantai mobil untuk mengecek kelembapannya. Demikian juga dengan bagian eksteriornya. Biasanya, mobil bekas banjir bagian lampu-lampunya sering terlihat bekas uap air seperti embun yang menempel pada rumah lampu bagian dalam.

3. Berkarat

Mobil memang pada umumnya mengalami karat seiring waktu. Namun mobil bekas banjir akan mendapatkan karat di bagian yang tidak umum seperti pada celah di antara kap mesin dan bodi atau bagian bodi atas, atau pada panel besi di dalam kabin. Karat juga sering pada mur-mur di sekitar kursi, ataupun railing jok.

4. Air tergenang

Kemudian periksa tanda-tanda adanya air yang menggenang. Genangan ini kerap ditemukan di bagain sela-sela kecil pada mobil seperti sela antar kap mobil dan juga sela pada bemper dan juga lampu mobil. Periksa juga bagian dalam kap mesin dan cek apakah ada bekas genangan air.

5. Lubang pembuangan air

Langkah berikutnya adalah mengecek lubang pembuangan air. Mobil pada umumnya memiliki drain plug di bagian lantai atau pintu yang berfungsi untuk membuang air yang tergenang. Apabila  komponen tersebut terlihat baru saja dilepas atau hilang, kemungkinan besar hal itu dilakukan untuk mengeluarkan air yang tergenang di dalamnya.

6. Periksa kelistrikan mobil

Salah satu yang paling penting adalah memeriksa kelistrikan mobil. Jika sebuah mobil pernah tergenang banjir, bisanya ada kejanggalan pada peranti elektrik mobil, seperti head unit, lampu luar dan dalam, serta warning lights di dasbor. Kejanggalan itu bisa berupa macet saat dinyalakan atau menyala tapi dengan dilei data seperti diganti dengan komponen baru.

7. Peranti sulit dioperasikan

Komponen-komponen mobil seperti sabuk pengaman yang macet, operasional rem tangan dan lingkar kemudi yang kurang halus, serta feeling kopling kurang enak digunakan, biasanya terjadi karena mobil terendam air cukup lama. Hal itu disebabkan karena air yang masuk dan dalam kondisi kotor sehingga membuat kotoran menempel di beberapa bagian piranti tersebut.

8. Tanyakan asal mobil

Calon pembeli yang bijak harus kritis saat membeli mobil bekas. Salah satunya dengan mempertanyakan dari mana asal mobil. Karena bisa saja mobil itu dari wilayah yang lokasinya rawan banjir. Penting untuk memeriksa asal mobil dengan melihat alamat pada STNK.

9. Lakukan Test drive

Penting untuk melakukan test drive sesaat sebelum membeli mobil. Hal ini untuk memastikan bahwa kondisi semua perangkat pada mobil masih bekerja dengan baik. Apabila kurang mengerti dalam mengamati kondisi mobil, bisa juga meminta pertolongan orang yang dapat dipercaya yang lebih memahami mobil untuk melakukan test drive.

10. Mekanik berpengalaman

Langkah terakhir adalah meminta bantuan mekanik berpengalaman untuk memeriksa secara profesional kedaaan sebuah mobil yang akan dibeli. Mekanik profesional cenderung lebih memahami dan bisa mengecek lebih mendalam tentang kondisi mobil tersebut.

Tag : mobil bekas, mobil bekas banjir, tips membeli mobil bekas, tip otomotif

Berita Terkait