Jokowi Buka Sinyal Reshuffle, PDIP Singgung 2 Menteri Nasdem

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat. (Foto: Instagram/djarotsaifulhidayat)

PARBOABOA, Jakarta – Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Djarot Syaiful Hidayat minta dua menteri dari partai NasDem untuk dievaluasi terkait kinerjanya.

Djarot menilai, ada beberapa menteri yang kinerjanya harus di evaluasi sebab membuat negara mengalami kemunduran. Ia kemudian memberikan salah satu contoh yang perlu dievaluasi, yakni adanya kebijakan impor beras di tengah panen raya masyarakat.

"Saya yang agak prihatin ketika kita sudah di masa lalu gembar gembor kita swasembada beras, tapi ternyata kita impor beras, ketika harganya naik," kata Djarot dalam keterangannya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/12/2022).

"Justru harusnya pemerintah intervensi dong, jangan sampai pada saat musim panen raya dan harganya baik, kemudian dihajar sama beras impor. Yang sakit petani," sambungnya.

Ketua DPP PDIP kemudian menyebutkan dua menteri yang terkait dengan permasalah tersebut dimana keduanya merupakan kader dari Partai NasDem.

"Mentan dievaluasi, Menhut dievaluasi, Menteri Kehutanan ya, terus dievaluasi, semua menteri juga dievaluasi. Supaya apa, supaya ada satu darah baru yang segar, mendukung penuh kebijakan Pak Jokowi, untuk menuntaskan janji kampanye sebelumnya," tuturnya.

Awal Isu Reshuffle Kabinet

Sebelumnya, hasil dari survei lembaga Charta Politika mengatakan, mayoritas responden sepakat jika perombakan Kabinet Indonesia Maju untuk dilakukan lagi. Merespon hal tersebut, Jokowi menyatakan kemungkinan hal itu bisa saja terjadi. Kendati demikian, presiden tak merinci lebih lanjut terkait kapan reshuffle ini dilakukan.

"Mungkin," ujar Jokowi dalam keterangannya kepada wartawan usai meresmikan Bendungan Sukamahi di Jawa Barat, Jumat (23/12/2022).

“Ya nanti,” imbuh Jokowi.

TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS