Jurusan yang sulit mendapat pekerjaan (pintek.com)

Jangan Sampai Salah Pilih, 10 Jurusan di Kuliah yang Sulit Mendapat Pekerjaan

Wulan | Pendidikan | 31-03-2022

PARBOABOA, Jakarta – Jurusan yang dipilih saat menjalani masa kuliah menjadi pendorong penting yang menentukan pekerjaan apa yang akan didapat kelak dan berapa jumlah gaji yang akan dimiliki.

Semua orang berfikir setelah selesai menjalani masa pendidikan kuliah di universitas, pasti akan mendapatkan pekerjaan yang layak.

Sayangnya, memang tidak semua jurusan kuliah memiliki peluang mendapatkan pekerjaan yang sama dengan jurusan yang diambil. Ada beberapa jurusan kuliah yang sulit mendapatkan pekerjaan.

Apalagi jika tidak terlalu mengetahui tentang bidang itu, banyak lulusan jurusan jurusan ini akhirnya bekerja tidak sesuai dengan kemampuannya dan bahkan ada yang sampai tidak bekerja.

Pada awal 2022, ada beberapa jurusan kuliah yang kurang menjanjikan untuk bisa mendapatkan pekerjaan. Berikut adalah jurusan kuliah yang sulit mendapatkan pekerjaan.

1. Jurusan Kuliah Pengetahuan Budaya (Sejarah dan Antropologi)

Jurusan ini hampir ada kaitannya dengan ilmu sejarah dan antropologi. Mempelajari budaya di dunia atau lebih merinci ke negara-negara atau wilayah di suatu daerah. Tak banyak lulusan ini yang bekerja di suatu perusahaan besar dan mendapat pendapatan yang baik. Persentase pengangguran dari jurusan ini adalah 9,2 persen.

2. Jurusan kuliah Bahasa dan Sastra

Jika kamu ingin menjadi seorang penulis atau sastrawan, masuk Jurusan Bahsa dan Sastra adalah pilihan yang tepat. Sejumlah sastrawan hebat banyak lahir dari jurusan ini karena sudah menimbah ilmu pengetahuan saat menempuh studi.

Akan tetapi, tidak banyak perusahaan besar yang membutuhkan lulusan jurusan tersebut untuk bekerja di kantor. Perusahaan yang bergerak di bidang media pun sangat jarang yang membutuhkan lulusan jurusan spesifik sastra. Oleh karena itu, tidak jarang lulusan Jurusan Bahasa dan Sastra melamar pekerjaan dengan keterangan “menerima segala jurusan” yang konsekuensinya harus bersaing dengan lulusan jurusan lainnya. Tingkat persentase pengangguran Jurusan Bahasa dan Sastra adalah 9.2%.

3. Jurusan Kuliah Desain Komersial

Jurusan kuliah Desain Komersial merupakan salah satu jurusan yang tidak banyak diminati oleh kalangan perusahaan. Sama dengan  jurusan kuliah yang berhubungan dengan seni, jurusan kuliah Desain Komersial sangat jarang muncul dalam kriteria perektrutan perusahaan swasta maupun negeri.

Banyak lulusan dari jurusan kuliah ini yang akhirnya membuat pekerjaannya sendiri atau akhirnya memilih menjadi wiraswasta/Freelancer. Tingkat presentase pengangguran dari lulusan jurusan kuliah Desain Komersial mencapai 11,8%.

4. Jurusan Kuliah Filsafat

Mencari pekerjaan kantoran dengan melamar di berbagai perusahaan-perusahaan ternama mungkin akan menjadi suatu kesulitan bagi lulusan jurusan kuliah Filsafat.

Jurusan ini sebenarnya mempelajari dasar ilmu dari berbagai ilmu-ilmu yang lain. Bisa dikatakan jika dengan mempelajari Ilmu Filsafat kamu bisa menjadi seorang yang ahli menganalisa di berbagai bidang.

Namun sayangnya jurusan ini kalah dengan jurusan kuliah lain yang lebih spesifik dalam mempelajari sesuatu yang akan dibutuhkan di dunia perkantoran. Tingkat presentase pengangguran dari lulusan jurusan kuliah Filsafat mencapai 10,8%.

5. Jurusan Kuliah Seni Musik

Jurusan Seni Musik menawarkan peluang karier sebagai musisi dan karier lainnya yang berkaitan dengan musik. Namun, masyarakat yang belum akrab dengan pentingnya musik dan anggapan bahwa bermusik merupakan sebuah hobi masih melekat erat. Padahal, karya para lulusan Jurusan Seni Musik Indonesia bisa bersaing dengan lulusan luar negeri. Pekerjaan lulusan ini sebagian besar membuat karya sendiri kemudian memasarkannya. Persentase pengangguran Jurusan Seni Musik adalah 9.2%.

6. Jurusan Kuliah Seni Teater

Seni TeaterMasih berhubungan dengan seni dan hampir sama kasusnya dengan jurusan kuliah seni musik, seni teater saat ini juga menjadi salah satu jurusan yang dikategorikan sulit untuk mendapatkan pekerjaan. Persentase penganggurannya 9,4 persen.

7. Jurusan Kuliah Ilmu Fisika

Di dalam program studi ini, mahasiswa akan diajari teori mengenai fisika dengan kuat. Alumnusnya difokuskan untuk menjadi seorang peneliti, padahal peluang kerja peneliti fisika tidaklah banyak. Biasanya perusahaan lebih membutuhkan alumni jurusan teknik fisika dibandingkan fisika murni. Peluang kerja yang terbatas ini membuat fisika murni termasuk salah satu jurusan yang sulit mendapat pekerjaan. Persentase pengangguran dari jurusan ini 10,2 persen.

8. Jurusan Kuliah Seni Rupa

Mahasiswa lulusan seni rupa kebanyakan menjadi pekerja seni atau biasa disebut perupa. Biasanya alumninya membuat pekerjaan sendiri sebagai pelukis, pematung, pemahat, ataupun semacamnya. Persentase pengangguran dari lulusan jurusan seni rupa adalah 12,6 persen.

9. Jurusan Kuliah Pertanian

Mengapa jurusan kuliah Pertanian menjadi salah satu jurusan kuliah yang sulit untuk mendapat pekerjaan? Hal ini dikarenakan jurusan yang satu ini dianggap oleh masyarakat luas sebagai jurusan yang tidak penting.

Mempelajari dunia pertanian dianggap tidak perlu harus berkuliah. Padahal paham yang seperti itu sangatlah keliru. Jurusan ini dianggap lebih cocok menerapkan ilmu yang mereka dapatkan di desa dibandingkan dengan mencari pekerjaan kantoran di perkotaan.

Oleh karena itulah jurusan kuliah yang satu ini menjadi jurusan yang seringkali dianggap sebelah mata.

10. Jurusan Kuliah Peternakan

Sama nasibnya dengan jurusan kuliah Pertanian, jurusan kuliah peternakan juga dianggap akan sulit untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan-perusahaan.

Kebanyakan lulusan jurusan kuliah peternakan akan membuka usaha peternakan sendiri atau jika ada yang bekerja di dunia perkantoran tidak akan sesuai dengan latar belakang pendidikannya.

Tag : #jurusan kuliah    #informasi    #pendidikan    #jurusan yang sulit mendapat pekerjaan   

Baca Juga