Kebakaran Rumah Bertingkat di Medan Johor yang Menewaskan Penghuninya Diduga dari Dupa Sembahyang

Kondisi rumah tinggal bertingkat di Medan Johor pasca ludes terbakar, Kamis pagi (16/02/2023). Penghuni rumah meninggal dunia karena terjebak di lantai tiga tidak bisa menyelamatkan diri. (Foto: PARBOABOA/Dedi Irawan)

PARBOABOA, Medan – Kebakaran rumah bertingkat yang terjadi di Jalan Brigjend Zein Hamid, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor dan menewaskan seorang pria, Nicolas Martin (23), diduga dipicu api dupa sembahyang dan menyambar gas yang bocor, Kamis (16/02/2023).

Lurah Titi Kuning, Akbar AR Pohan menyebutkan, saat kebakaran terjadi korban yang meninggal dunia sedang tidur di lantai tiga. Pada waktu itu hanya ada dua orang di rumah, satu lagi di lantai satu namun berhasil menyelamatkan diri.

“Korban meninggal dunia bukan karena terbakar, melainkan diduga sesak napas akibat kebanyakan menghirup asap,” katanya.

Akbar menjelaskan, rumah berlantai tiga yang terbakar tersebut hanya tempat tinggal bukan untuk berbisnis.

“Hanya rumah tinggal, bukan tempat usaha. Korban sempat hendak turun, akan tetapi api sudah marak di lantai II dan menjilati lantai III,” terang Akbar.

Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Arus lalu lintas sempat terhambat akibat peristiwa tersebut. Pihak kepolisian telah mengevakuasi korban yang meninggal ke rumah sakit terdekat di Medan.

TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS