Ilustrasi (Foto: AP Photo)

Mataharia akan Terlambat Terbenam di Wilayah RI

Martha | Teknologi | 25-01-2022

PARBOABOA, Jakarta – Untuk para penikmat senja, matahari akan telat terbenam pada minggu ini namun hanya di berbagai wilayah saja, seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Fenomena ini tepatnya akan terjadi pada 26 hingga 1 Februari.

Menurut dari situs Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Bumi berotasi pada porosnya dengan kemiringan 66,6 derajat terhadap bidang edar atau ekliptika. Secara bersamaan, bumi akan berkeliling melewati matahari dengan sumbu rotasi yang miring tersebut.

Kemiringan bumi saat mengelilingi matahari akan menyebabkan waktu terbit dan terbenamnya matahari menjadi dua variasi antara lebih cepat atau lebih lambat.

Saat belahan utara Bumi dan kutub utara miring ke arah Matahari, maka Matahari akan terbit lebih cepat dan terbenam lebih lambat di belahan utara Bumi, menjadikan siang hari lebih panjang dibandingkan malam di wilayah tersebut.

Fenomena ini terjadi saat solstis Juni, yakni ketika Matahari berada di posisi paling Utara saat tengah hari yang terjadi setiap tanggal 20 atau 21 Juni setiap tahunnya.

Di waktu yang sama, belahan selatan Bumi dan kutub selatan akan miring menjauhi matahari, akibatnya akan membuat matahari akan terasa lebih lambat dan terbedam lebih cepat. Akan menjadikan malam di wilayah tersebut terasa lebih panjang.

Fenomena yang sama akan terjadi pada solstis Desember, yakni ketika Matahari berada paling Selatan saat tengah hari yang terjadi setiap tanggal 21 atau 22 Desember setiap tahunnya. Pada waktu ini, siang di belahan selatan Bumi berlangsung lebih panjang dari belahan utara.

Saat ini berselang satu Bulan dari solstis Desember, Matahari semakin menjauhi deklinasi minimum saat solstis dan bergerak ke arah ekuinoks. Kemudian Bumi juga bergerak semakin jauh dari titik terdekatnya ke Matahari atau perihelion

Berikut waktu terbenam Matahari untuk di beberapa Wilayah:

1. Kupang, 26 Januari 2022, 18.15 WITA

2. Waingapu, 27 Januari 2022, 18.28 WITA

3. Mataram, 28 Januari 2022, 18.43 WITA

4. Sumbawa Besar, 28 Januari 2022, 18.37 WITA

5. Denpasar, 28 Januari 2022, 18.46 WITA

6. Buleleng, 29 Januari 2022, 18.46 WITA

7. Banyuwangi, 29 Januari 2022, 17.49 WIB

8. Malang, 29 Januari 2022 17.56 WIB

9. Yogyakarta, 29 Januari 2022 18.05 WIB

10. Pangandaran, 29 Januari 2022 18.11 WIB

11. Sumenep, 30 Januari 2022 17.50 WIB

12. Surabaya, 30 Januari 2022, 17.54 WIB

13. Semarang, 30 Januari 2022, 18.03 WIB

14. Pelabuhan Ratu, 30 Januari 2022, 18.29 WIB

15. Pekalongan, 31 Januari 2022, 18.06 WIB

16. Bandung, 31 Januari 2022, 18.15 WIB

17. Bekasi, 31 Januari 2022, 18.16 WIB

18. Depok, 31 Januari 2022, 18.17 WIB

19. Tangerang Selatan, 31 Januari 2022, 18.17 WIB

20. Bogor, 31 Januari 2022, 18.18 WIB

21. Jakarta, 1 Februari 2022, 18.17 WIB

22. Tangerang, 1 Februari 2022, 18.18 WIB

23. Serang, 1 Februari 2022, 18.19 WIB

24. Merak, 1 Februari 2022, 18.20 WIB

25. Papua, 29 Januari 2022, 18.41 WIT

26. Merauke, 28 dan 29 Januari 2022, 18.06 WIT

Tag : #teknologi    #fenomena astronomis    #matahari lambat terbenam    #lapan   

Baca Juga