Mengenal Hummus, Hidangan Khas Timur Tengah Pengganti Nasi

Hummas (Foto: Freepik)

PARBOABOA - Hummus adalah hidangan khas dari Timur Tengah yang sangat populer di seluruh dunia. Terbuat dari bahan-bahan yang sehat dan bergizi, hummus sangat cocok sebagai camilan atau sebagai bahan pelengkap untuk hidangan utama.

Namun, selain kelezatannya, hummus juga memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa. Dalam pembahasan ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang asal usul hummus, bahan-bahan utamanya, cara membuatnya, serta manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari mengonsumsi hidangan ini.

Mari kita eksplorasi lebih dalam tentang hummus dan mengapa hidangan ini telah menjadi salah satu yang paling populer di dunia melalui ulasan di bawah ini.

Sejarah Hummus

Sejarah Hummus(Foto:Freepik)

Asal usul hummus masih menjadi perdebatan, namun sejarawan berpendapat bahwa hidangan ini berasal dari Levant, yaitu daerah yang mencakup Lebanon, Suriah, Palestina, dan Yordania. Hummus telah menjadi bagian dari budaya dan masakan Timur Tengah selama berabad-abad. Bahkan, dikatakan bahwa Plato, filsuf Yunani kuno, pernah mencicipi hidangan yang mirip dengan hummus saat mengunjungi Mesir pada abad ke-4 SM.

Hummus menjadi semakin populer di seluruh dunia setelah orang-orang dari Timur Tengah mulai berimigrasi ke Amerika Utara dan Eropa pada awal abad ke-20. Hidangan ini kemudian menyebar ke seluruh dunia dan menjadi salah satu hidangan paling terkenal dari masakan Timur Tengah.

Hingga saat ini, hummus telah menjadi hidangan yang sangat populer dan dapat ditemukan di seluruh dunia. Dari restoran-restoran kelas atas hingga kios makanan jalanan, hummus telah menjadi hidangan yang sangat dicari dan disukai banyak orang.

Bahan-bahan Utama Hummus

Kacang Arab(Foto:Freepik)

Bahan-bahan utama dalam pembuatan hummus meliputi:

  • Kacang-kacangan: Kacang Arab atau kacang-kacangan lainnya seperti kacang merah, kacang kedelai, atau kacang hitam dapat digunakan sebagai bahan utama dalam membuat hummus. Kacang-kacangan ini dapat digunakan dalam bentuk segar atau kering.
  • Pasta tahini: Pasta ini terbuat dari biji wijen yang digiling halus dan dicampur dengan minyak zaitun. Pasta tahini memberikan rasa khas dan konsistensi yang lembut pada hummus.
  • Minyak Zaitun: Minyak zaitun digunakan untuk memberikan rasa dan tekstur yang kaya pada hummus. Selain itu, minyak zaitun juga kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan jantung.
  • Jus Lemon: Jus lemon digunakan untuk memberikan rasa asam segar pada hummus.
  • Bawang Putih: Bawang putih digunakan sebagai bahan penyedap dan memberikan rasa khas pada hummus.
  • Garam: Garam digunakan sebagai bahan penyedap yang penting dalam pembuatan hummus.
  • Rempah-rempah: Beberapa rempah-rempah seperti paprika, parsley, atau biji wijen dapat ditambahkan pada hummus untuk memberikan rasa yang lebih kaya.

Bahan-bahan ini dicampur dan dihaluskan hingga lembut dan lezat. Selain itu, bahan-bahan lain juga dapat ditambahkan sesuai selera dan kebutuhan pribadi.

Cara Pembuatan Hummus

Pembuatan Hummus(Foto:Shutterstock)

Berikut adalah resep cara membuat hummus yang sederhana dan mudah diikuti:

Bahan-bahan:

  • 1 kaleng kacang Arab (400 gram), atau 200 gram kacang Arab kering yang direndam semalam
  • 1/3 cangkir pasta tahini
  • 1/4 cangkir jus lemon
  • 1-2 siung bawang putih, cincang halus
  • 2-3 sendok makan minyak zaitun
  • Garam secukupnya
  • Air secukupnya

Cara membuat:

  1. Jika menggunakan kacang Arab kering, rendam kacang semalam, lalu rebus kacang dengan air secukupnya hingga empuk. Jika menggunakan kacang kaleng, bilas dan tiriskan kacang.
  2. Letakkan kacang, pasta tahini, jus lemon, bawang putih, minyak zaitun, dan garam dalam blender atau penggiling makanan.
  3. Haluskan bahan-bahan hingga lembut dan konsistensi yang diinginkan. Jika konsistensi hummus terlalu kental, tambahkan air secukupnya untuk mencapai konsistensi yang diinginkan.
  4. Jika perlu, tambahkan garam atau jus lemon secukupnya untuk memperbaiki rasa.
  5. Setelah selesai, letakkan hummus dalam wadah dan simpan di kulkas hingga siap disajikan.
  6. Sajikan hummus dengan roti pita atau sayuran segar seperti wortel, mentimun, atau paprika.

Manfaat Mengonsumsi Hummus

Manfaat Hummus(Foto:Freepik)

Hummus tidak hanya enak, tetapi juga sangat bergizi dan memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa. Berikut adalah beberapa manfaat kesehatan dari mengonsumsi hummus secara teratur:

  • Sumber Protein yang Baik: Hummus mengandung kacang-kacangan yang merupakan sumber protein nabati yang baik. Protein adalah nutrisi penting bagi tubuh untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, termasuk otot, tulang, dan kulit.
  • Sumber Serat yang Baik: Hummus mengandung serat yang tinggi, yang dapat membantu menjaga pencernaan sehat dan meningkatkan kesehatan usus. Selain itu, serat juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes.
  • Mengandung Lemak Sehat: Minyak zaitun dan kacang-kacangan yang digunakan dalam pembuatan hummus mengandung lemak tak jenuh tunggal yang sehat bagi jantung. Lemak sehat ini dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko penyakit jantung.
  • Kaya akan Nutrisi: Hummus mengandung banyak nutrisi penting seperti zat besi, fosfor, magnesium, vitamin B6, dan asam folat.
  • Menjaga Berat Badan yang Sehat: Hummus mengandung sedikit kalori dan lemak sehingga dapat membantu menjaga berat badan yang sehat.
  • Meningkatkan Energi: Hummus mengandung karbohidrat kompleks yang dapat memberikan energi yang tahan lama dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Demikianlah pembahasan mengenai hummus, hidangan khas dari Timur Tengah yang sangat populer di seluruh dunia. Hummus bukan hanya lezat dan mudah dibuat, tetapi juga sangat bergizi dan memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa.

Dari sumber protein nabati yang baik hingga serat yang tinggi dan lemak sehat, hummus memiliki banyak manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari mengonsumsinya secara teratur. Mari kita memasukkan hummus ke dalam diet sehat kita dan menikmati kelezatannya!

TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS