Warung Rujak Ulek Pak Uban (Dok Parboaboa/Olivia Gulo)

Mengenal Rujak Ulek Pak Uban yang Legendaris di Kota Pematangsiantar

Olivia | Daerah | 29-03-2022

PARBOABOA, Pematangsiantar – Kota Pematangsiantar terkenal dengan wisata kuliner yang beragam, dimulai dari kuliner halal hingga non-halal. Kebanyakan dari wisata kuliner di kota ini sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu. Salah satunya adalah Rujak Ulek Pak Uban yang sudah ada sejak tahun 1972.

Riky yang merupakan anak dari Pak Samsir alias Pak Uban, pemilik warung dan juga generasi penerus kedua, menjelaskan bahwa nama warung itu diambil dari julukan sang ayah, yaitu Pak Uban. Dia juga mengungkapkan awal perjalanan singkat dari usaha ayahnya tersebut.

“Karena ayah banyak uban, makanya dipanggil Pak Uban, warungnya pun dikasih nama pak uban. Dulunya ayah sebelum buka warung disini, jualan rujak keliling dulu,” kata Riky.

Warung yang berada tepat di depan Perpustakaan kota Pematangsiantar ini buka setiap harinya dari pukul 10:00 sampai pukul 22:00.

“Kami buka setiap hari, kalau capek, ada pesta atau urusan lain baru tutup. Seperti kemarin kami tutup 2 minggu karena mama meninggal,” ungkap Riky.

Sembari mengulek rujak pesanan pelanggan, Riky mengatakan warungnya tidak hanya menyediakan rujak ulek saja, namun ada menu makanan dan minuman lainnya, seperti Ayam Penyet, Bakso, Mie sop, Mie Goreng, aneka jus dan minuman dingin lainnya.

Harga makanan dan minuman di warung Pak Uban ini cukup terjangkau, berkisar Rp. 10.000 – Rp. 20.000.

Salah satu pelanggan yang datang berpendapat bahwa warung Pak Uban ini bersih, rapi dan makanan yang disajikan dari bahan dan bumbu yang segar.

“Kami sudah langganan disini, rujaknya enak, pedasnya bisa di request dan tempat bersih, jadi gak merusak nafsu makan,” ucap Citra.

Tag : #rujak ulek    #pak uban    #daerah    #rujak    #pematangsiantar    #wisata kuliner    #perpustakaan kota pematangsiantar   

Baca Juga