Salah satu komponen penting pada motor ialah suspensi atau biasa disebut shockbreaker.

Selain Motor Lebih Awet, Merawat Suspensi Juga Menghindari Pinggang Sakit Saat Berkendara

Maraden | Otomotif | 17-09-2021

PARBOABOA – Salah satu komponen penting pada motor ialah suspensi atau biasa disebut shockbreaker. Komponen inin menjadi salah satu komponen utama pada motor karena  memiliki fungsi cukup fital sebagai peredam getaran atau kejutan selama berkendara di jalan.

Setiap pengendara motor haruslah memperhatikan bagian ini dan selalu merawat shockbreaker agar performa motor tetap terjaga. Shockbreaker yang tidak berfungsi dengan baik pastinya membuat pengalaman berkendara tidak akan nyaman.

Jika suspensi rusak akan membuat pengendara motor mengalami getaran keras yang bisa saja membuat pinggang sakit saat melewati jalanan berlubang ataupun polisi tidur. Menghindari hal itu, perlu untuk tetap menjaga kondisi shockbreaker. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan agar shockbreaker motor tetap nyaman digunakan.

1. Menjaga Kebersihan Shockbreaker Motor

Posisi Shockbreaker yang terbuka membuat komponen ini mudah kotor. Terlebih pada musim hujan membuat lumpur dan debu mengering di Shockbreaker. Pastikan untuk segera membersihkan bagian shockbreaker dengan lap dan air bersih agar fungsinya tetap optimal dan tidak terganggu. Hal ini untuk menghindari semakin menumpuknya kotoran pada shockbreaker yang nantinya malah membuat suspensi terasa keras dan tidak nyaman.

2. Perhatikan Oli Pada Shockbreaker

Komponen ini diuat unutk bekerja meredam kejutan dengan bantuan dari oli. Tanpa adanya oli yang melapisi bagian dalam shockbreaker, dapat dipastikan komponen ini tidak dapat meredam kejutan dengan baik.

Bahkan shockbreaker yang kurang lapisan oli akan mudah patah jika digunakan saat berkendara, apalagi jika sering melewati jalanan yang rusak, berbatu atau jalanan berlubang.

3. Hindari Beban Berlebih

Shockbreaker agar lebih awet dan tahan lama jika tidak diberi beban yang berlebih. Mak dari itu perlu menghindari membawa barang bawaan yang beratnya berlebihan terutama saat melakukan perjalanan jarak jauh.

Karena bagaimana pun, komponen suspensi ini memiliki batas kemampuannya dalam meredam berat. Jika berat berlebih, maka akan membuat shockbreaker tidak dapat bekerja dengan optimal, yang tentunya semakin lama akan membuatnya rusak bahkan patah.

4. Hindari Melewati Jalanan Rusak dan Berlubang

Jika anda menyayangi motor anda, tentu anda juga menyayangi semua komponennya termasuk shockbreaker. Untuk itu perlu menghindari jalan rusak, karena dapat membuat shockbreaker mudah rusak. Jika masih memungkinkan, lebih baik mencari jalan lain yang yang lebih mulus.

Medan jalanan yang rusak dan berlubang akan menjadi salah satu faktor penyebab shockbreaker cepat rusak. Hal ini karena permukaan jalan yang tidak rata membuat kinerja suspensi akan sangat dipaksakan. Jalan yang berlubang juga kan membuat pergerakan pegas (per) dalam shockbreaker tidak stabil, yang membuat tekan oli didalamnya juga menjadi ekstrim.

5. Hindari Rem Mendadak dan Berkendaralah Dengan Normal

Yang terpenting adalah selalu berkendara dengan normal. Hindari ngebut atau melakukan pengereman mendadak. Melakukan rem mendadak akan membuat berat seketika berkumpul pada satu titik, dan karena adanya gravitasi akan membuat tekanan ke bawah yang ekstrim. Hal ini akan membuat kinerja ekstra dari shockbreaker, terutama pada shockbreaker depan.

Pengereman mendadak membuat gaya yang tadinya kedepan mendadak berubah kebawah (gravitasi). Gaya gravitasi itu akan menambah beban yang harus ditahan oleh shockbreaker selain beban dari pengendara dan bobot motor itu sendiri.

Berkendaralah dengan normal, selalu perhatikan medan jalan yang dilalui. Itu akan membuat kita selalu waspada manakala adda lubang atau polisi tidur. Dengan begitu kita dapat melakukan pengereman dengan lebih santai. Berkendara tanpa ngebut juga akan menghidari kecelakaan, dan pastinya lebih aman.

Jika tidak ingin terlambat karena berkendara santai, bisa dengan mengatur waktu lebih awal berangkat dari rumah kan? Jangan sampai karena manajemen waktu yang salah membuat motor kesayangan cepat rusak. Kalau motor rusak kan butuh dana lagi untuk melakukan perbaikan.***

Tag : otomotif, sepedamotor, motor, shockbreaker, suspensi, peredam kejut

Berita Terkait