Ilustrasi, foto: AGTVnews.com

Mirip Youtube, TikTok Uji Coba Tombol Dislike di Kolom Komentar

Wanovy | Teknologi | 18-04-2022

PARBOABOA - TikTok diketahui sedang menguji salah satu fitur barunya, yakni tombol dislike (tidak suka) di kolom komentar sebuah video/konten.

Pengguna bisa menyatakan ketidaksetujuannya terhadap sebuah komentar, dengan tombol tersebut.

Tombol dislike juga berfungsi untuk pengguna yang merasa bahwa sebuah komentar tidak layak atau tidak pantas.

"Kami sedang menjalankan sebuah uji coba agar pengguna bisa menilai apakah sebuah komentar tidak layak dan tidak pantas dengan tombol tersebut," ujar TikTok dikutip dari laman resmi perusahaan, Sabtu (16/4/2022).

Sesuai namanya, fitur tersebut memungkinkan pengguna untuk menyampaikan rasa tidak sukanya terhadap komentar individu pada video. Fungsinya mirip dengan tombol jempol ke bawah YouTube.

Media sosial berbagi video pendek milik ByteDance itu mengatakan dalam blog resminya, pengguna dapat menandai komentar yang dianggap “tidak relevan atau tidak pantas” tanpa diketahui oleh orang lain lewat tombol dislike. Jumlah dislike pada komentar video juga akan disembunyikan.

“Masukan komunitas (soal fitur dislike komentar) ini akan menambah berbagai faktor yang telah kami gunakan untuk membantu menjaga bagian komentar tetap relevan dan tempat untuk keterlibatan yang tulus”, tulis TikTok.

Tampilan fitur dislike ini berbeda di beberapa pengguna —ada yang terletak di samping opsi untuk melaporkan komentar atas pelanggaran pedoman komunitas, namun ada juga yang terletak langsung di kolom komentar, tepat di sebelah tombol menyukai komentar.

Menurut perusahaan, langkah ini diambil untuk melindungi keamanan komunitas. Kehadiran tombol dislike diharapkan dapat membantu pengguna menjalin koneksi digital positif sesuai dengan aturan yang berlaku di platform kami.

TikTok juga mengaku tengah bereksperimen dengan mengirimkan pengingat yang akan memandu kreator konten tentang filter, blokir massal, hingga penghapusan komentar pada videonya. Notifikasi ini akan ditampilkan kepada pengguna yang videonya menerima banyak komentar negatif.

Keputusan rencana peluncuran fitur baru secara global akan diumumkan dalam beberapa pekan ke depan.

TikTok juga mengungkap laporan transparansi terkait layanannya. Laporan tersebut menyebutkan bahwa perusahaan telah menghapus lebih dari 85 juta video dalam periode Oktober hingga Desember 2021 karena pelanggaran, atau sekitar 1 persen dari semua video yang diunggah ke aplikasi selama periode tersebut.

"Untuk menghindari perasaan ketidak-enakan, permusuhan, dan menurunkan semangat pembuat konten dalam berkreasi," kata perusahaan.

Ini menjadi kali pertama bagi pengguna TikTok untuk memberikan ulasan negatif, dengan memberi tombol dislike pada sebuah komentar, meski komentar tidak menyalahi aturan yang ada.

Pengguna juga sebelumnya sudah diberikan fitur oleh TikTok untuk menunjukan ketidak-sukaan pengguna terhadap sebuah video, dengan menekan layar sedikit lebih lama ketika video tersebut sedang diputar, kemudian pilih not interested.

Pengguna juga sebelumnya sudah bisa melaporkan komentar yang ada di dalam video dengan menekan layar lebih lama pada komentar yang ingin dilaporkan, kemudian pilih Report atau laporkan.

TikTok juga tidak menyebut kapan fitur tombol dislike ini akan diluncurkan secara umum. Perusahaan juga belum memastikan apakah nantinya tombol ini akan benar-benar dirilis di aplikasi atau tidak.

Tag : #tiktok    #tombol dislike    #teknologi    #youtube   

Baca Juga