Mobile Premier League (MPL) tidak lagi beroperasi di Indonesia (dok Tangkapan layar web mpl.id)

Mobile Premier League Hengkang dari Indonesia dan PHK 100 Karyawan

Rini | Ekonomi | 01-06-2022

PARBOABOA, Pematangsiantar - Platform game dan penyedia turnamen daring, Mobile Premier League (MPL), menghentikan operasinya di Indonesia.

Hengkangnya perusahaan asal India ini diketahui melalui unggahan di Instagram @mpl_id.

"MPL Indonesia sudah tidak beroperasi dan menerima pengguna baru saat ini. Terima kasih atas dukungan dan perhatiannya," tulis MPL Indonesia, dikutip Rabu (1/6).

MPL kemudian meminta para penggunanya untuk segera menukarkan reward yang telah dikumpulkan.

"Segera buka aplikasi MPL untuk menarik berlian kemenanganmu dan ikuti petunjuk di aplikasi. Hubungi bantuan@mplgaming.com untuk informasi lebih lanjut," lanjut keterangan tersebut.

MPL telah bergabung di Indonesia selama kurang lebih dari 3 tahun. Perusahaan ini sebenarnya tidak terdampak oleh pandemi Covid-19 yang melanda.

Seperti diketahui, pandemi menyebabkan keterbatasan aktivitas masyarakat, yang menyebabkan banyak orang terpaksa untuk tinggal di rumah dan bermain dengan ponsel masing-masing, termasuk bermain game.

Hal ini sesuai dengan laporan dari perusahaan konsultan RedSeer yang mengungkap, unduhan MPL meningkat sebanyak 50 persen dan keterlibatan penggunanya meningkat 20%.

Sayangnya pendiri usaha melihat pengembalian investasi tak sebesar yang diharapkan. Sehingga mereka memutuskan untuk memfokuskan bisnis di pasar global dan menutup bisnis yang tidak berjalan.

"Sudah waktunya untuk membuat keputusan sulit untuk menggunakan kembali sumber daya kami di bagian lain dari bisnis kami untuk memastikan kesehatan dan kesuksesan jangka panjang kami sebagai perusahaan," kata pendiri MPL, dikutip dari Detik.com.

Sebagai imbas dari keputusan untuk meninggalkan pasar Indonesia, perusahaan terpaksa melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada sejumlah karyawan.

Dilansir dari moneycontrol.com, perusahaan itu telah memberhentikan setidaknya 100 orang pegawai atau 10% dari total pekerjanya secara keseluruhan.

Namun perusahaan memastikan karyawan yang kena PHK disebut akan menerima pesangon lengkap beserta manfaat lainnya.

Tag : #phk    #mobile premier league    #ekonomi    #mpl tinggalkan indonesia   

Baca Juga