Varian ini menunjukkan ada risiko kebal terhadap vaksin, sehingga akan diteliti secara khusus.

Muncul Varian Baru Covid-19 dari Kolombia Bernama Varian Mu

rini | | 02-09-2021

PARBOABOA, Jakarta - Varian baru virus corona muncul lagi. Kali ini varian baru itu berasal dari Kolombia, pertama kali terdeteksi pada Januari 2021.

Varian ini sudah terdaftar sebagai salah satu dari lima Variants of Interest (VOI) oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). Yang artinya Varian Mu akan dipantau secara khusus.

Ada aspek yang membuat WHO memberi perhatian khusus pada varian ini. Yakni mutasi pada varian ini menunjukkan ada risiko kebal terhadap vaksin. Sehingga akan dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui dengan persis kekebalan varian ini.

"Varian Mu memiliki konstelasi mutasi yang menunjukkan potensi lolos dari kekebalan," kata WHO dalam buletin yang terbit pada Selasa, 31 Agustus 2021 seperti mengutip France24.

Pada umumnya, semua virus, termasuk virus Covid-19 pasti bermutasi dari waktu ke waktu.

Tapi, mutasi tertentu bisa memengaruhi sifat-sifat virus dan seberapa mudah virus itu menyebar, tingkat keparahan infeksi, ketahanannya terhadap vaksin Covid-19, obat-obatan dan tindakan pencegahan lainnya.

Saat ini, varian Mu sudah ditemukan di beberapa negara lain, yakni Amerika Selatan dan Eropa.

Ada kekhawatiran munculnya mutasi virus baru akan kembali meningkatkan inveksi secara global. Seperti penyebaran varian Delta yang menyebar dengan sangat cepat, hingga menimbulkan lonjakan kasus terpapar covid-19 di beberapa negara.

Lima variant of interest yang terdaftar adalah:

1. Eta: pertama kali terdeteksi di beberapa negara pada Desember 2020

2. Iota: pertama kali terdeteksi di AS pada November 2020.

3. Kappa: pertama kali terdeteksi di India pada Oktober 2020.

4. Lambda: pertama kali terdeteksi di Peru pada Desember 2020.

5. Mu: pertama kali terdeteksi di Kolombia pada Januari 2021.

Tag : #covid19   

Baca Juga