Peliharaan Masa Depan, Ini 8 Negara yang Berhasil Ciptakan Robot Anjing

Robot anjing CyberDog 2 yang dilengkapi dengan 19 sensor presisi tinggi (Foto: Tek.id)

PARBOABOA - Setelah Sony, perusahaan elektronik asal Jepang, pertama kali memperkenalkan AIBO sebagai maskot dari AI dan robotika ke konsumen pada 1999. Kini beberapa negara di dunia bersaing dalam pengembangan robot anjing.

Dari yang dahulu digunakan untuk hiburan, kini robot anjing bisa ditemui di berbagai bidang. Mulai dari pendidikan, asisten rumah tangga, hingga militer.

Hal ini tentu menunjukkan betapa antusiasnya para robotics engineer untuk mengembangkan teknologi artificial intelligence robot guna mempermudah kehidupan manusia di masa depan.

Bayangkan saja, saat ini sudah ada anjing robot yang bisa melakukan survei lingkungan, menjinakkan bom, menembak senjata api, hingga melakukan backflip seperti yang baru-baru ini dirilis oleh Xiaomi, perusahaan teknologi asal China.

Bisa dibilang, robot anjing tidak hanya memberikan solusi praktis di berbagai bidang, tetapi juga menjadi lambang pergeseran menuju era teknologi yang semakin terkoneksi secara otomatis.

Berikut adalah deretan negara di dunia yang memproduksi robot anjing.

1. China

Robot anjing CyberDog 2 (Foto: Tek.id)

Perusahaan asal China, Xiaomi belum lama ini memamerkan robot anjing pintarnya yang diberi nama ‘CyberDog 2’ di ajang Mobile World Congress 2024 (MWC 2024) di Barcelona, Spanyol.

Hal yang mencuri perhatian dari robot anjing ini adalah karena aksinya yang begitu energik. Ia bisa melakukan backflip atau jungkir balik ke belakang. Selain itu, juga bisa diperintahkan untuk berjalan, berdiri, dan duduk.

Dari segi desain, CyberDog 2 mirip dengan anjing ras Doberman Miniature Pinscher yang terkesan 'lucu' tapi ganas. Berbeda dengan generasi CyberDog sebelumnya yang hadir tanpa kepala atau hanya badan dan empat kaki saja.

Dilansir dari laman resmi Xiaomi, CyberDog 2 dilengkapi dengan 19 sensor presisi tinggi, termasuk sensor penglihatan, dan pendengaran sehingga bisa berinteraksi layaknya anjing sungguhan.

Selain itu, perusahaan asal China ini juga membekali CyberDog 2 dengan kamera RGB, kamera interaktif berotak AI, empat sensor ToF, sensor LiDAR, deepth camera, sensor ultrasonik, sensor lensa fisheye, sensor gaya, dan dua sensor Ultra Wide Band.

Sistem XiaoAI yang ditanam dalam CyberDog 2 dari Xiaomi memungkinkan penggunaan robot ini untuk mengendalikan perangkat rumah pintar yang kompatibel, seperti TV, vacuum cleaner, AC, dan air purifier.

2. Jepang

Robot anjing Aibo (Foto: Fun Japan)

Di Jepang, sebuah robot diciptakan sebagai media hiburan. Menurut laporan dari Fun Japan pada Rabu (06/03/2024), AIBO yang dirancang oleh Sony adalah robot otonom yang dapat menampilkan emosi, merespons rangsangan eksternal, bahkan dapat berinteraksi dengan pemiliknya.

Robot ini dapat belajar dan beradaptasi berdasarkan perilaku dan preferensi pemiliknya. 

Selain itu, AIBO juga dilengkapi dengan sensor dan kamera yang memungkinkannya mengenali wajah, serta navigasi dan eksplorasi lingkungan secara mandiri.

Bahkan, AIBO juga dilengkapi dengan memori dan mampu mengenali hingga 100 wajah serta membangun hubungan yang semakin akrab dengan orang-orang di sekitarnya seiring berjalannya waktu.

Sebagaimana dilaporkan di laman resmi Sony, robot anjing ini bahkan dapat mengingat tindakan apa yang membuat pemiliknya senang.

3. Amerika

Robot anjing Q-UGV (Foto: Voi)

Di Negeri Paman Sam, terdapat sebuah robot anjing yang digunakan dalam bidang militer.

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS telah berkolaborasi dengan Ghost Robotics, perusahaan terkemuka di bidang robotika, untuk mengembangkan robot anjing yang disebut Quadrupedal Unmanned Ground Vehicle (Q-UGV).

Dilansir dari situs resmi Ghost Robotics pada Rabu, (06/03/2024), robot ini dilengkapi dengan berbagai sensor, termasuk sensor elektro-optik, akustik, dan sensor lain, yang memungkinkannya untuk menavigasi medan sulit dan kondisi lingkungan yang paling ekstrem.

Robot anjing dengan kaki empat ini telah digunakan sebagai bagian dari instalasi Angkatan Udara sejak tahun 2020, dimulai dari Skuadron Pasukan Keamanan ke-325 di Pangkalan Angkatan Udara Tyndall di Florida.

4. Korea Selatan

Robot anjing HOUND (Foto: Guinnessworld)

Korea Selatan juga menjadi tempat pengembangan teknologi unggul. Negara ini telah menghasilkan robot anjing bernama HOUND yang dijuluki sebagai robot tercepat dengan empat kaki ketika melintasi jarak 328 kaki dalam 19,87 detik.

Guinness World Records mengonfirmasi bahwa robot anjing yang dikembangkan oleh Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) ini berhasil memecahkan rekor lari 100 meter dengan kecepatan rata-rata 11,26 mph.

Para pengembang HOUND memilih sistem gearbox planetary karena efisiensi transmisi dayanya yang tinggi. 

Modul aktuator pinggul dan lutut terintegrasi secara paralel, dengan poros berongga yang digunakan untuk mentransfer daya ke sambungan.

Untuk sendi lutut, sistem katrol sabuk telah dipilih untuk menyediakan jangkauan gerakan yang luas. 

Sebagai tambahan, robot ini menjalani teknik simulasi lanjutan dengan menggunakan metode pelatihan penguatan, yaitu pendekatan berbasis data untuk mempelajari perilaku cerdas yang optimal melalui serangkaian percobaan dan pembelajaran.

5. Rusia

Robot anjing HOUND (Foto: The Deffense)

Berbeda dengan yang lain, Rusia memilih untuk menciptakan robot anjing yang dilengkapi dengan peluncur granat roket (RPG).

Berdasarkan video yang di unggah melalui akun X, @RALee85, robot anjing yang diberi nama M-81 itu memiliki ukuran yang kecil dan terlihat berjingkat-jingkat seperti anjing pada umumnya dengan menggemaskan.

Yang unik adalah, punggung robot anjing itu diikat dengan RPG yang membuatnya bisa menjadi alat perang andalan Presiden Vladimir Putin di masa depan.

Robot M-81 ini mampu melakukan penembakan terarah dan mengangkut senjata. Selain itu, ia juga bisa digunakan untuk pengintaian, melewati puing-puing, dan pengiriman obat-obatan.

6. Hongkong

Robot anjing i-Cybie (Foto: Orion Robots)

Di negara ini terdapat sebuah robot anjing mainan pertama dengan menggunakan teknologi pengenalan suara yang disebut dengan i-Cybie. 

i-Cybie diproduksi oleh Silverlit Toys Manufactory Ltd Hong Kong (2000-2006) dan didistribusikan oleh Outrageous International Hong Kong (2005-2006).

Robot anjing ini dilengkapi dengan 16 motor internal, tiga CPU (Toshiba TMP91C815F untuk kontrol gerakan, CPU Teknologi SunPlus untuk audio, dan RSC 364 untuk pengenalan suara), serta lebih dari 1.400 bagian dan kawat sepanjang 90 kaki.

i-Cybie adalah robot anjing yang dilengkapi dengan kemampuan untuk merespons perintah suara, sentuhan, dan gerakan. Ini membuat interaksi dengan i-Cybie menjadi lebih intuitif dan menarik bagi pengguna, memungkinkan mereka untuk berkomunikasi dengan robot ini secara lebih alami dan mendalam.

Dengan kemampuan merespons tersebut, i-Cybie dapat menciptakan pengalaman interaktif yang lebih dinamis dan menyenangkan.

Anjing robot i-Cybie memiliki kemampuan untuk menanggapi perintah suara, sentuhan, dan gerakan. Selain itu, i-Cybe juga mampu mengisi ulang baterainya sendiri melalui penggunaan stasiun dok khusus.

7. Italia

Robot anjing ANYmal (Foto: TG.com)

Universitas Pisa berhasil menciptakan robot anjing yang secara khusus dirancang untuk memeriksa kesehatan tanaman serta merekam dampak kehadiran hewan terhadap lingkungan tempat mereka hidup.

Dikutip dari VOA, robot ini mampu melakukan pengecekan terhadap kondisi tanaman dan menentukan apakah tanaman tersebut sehat atau tidak. Dilengkapi sensor dan kamera, robot ini juga dapat mengukur tinggi dan ketebalan pohon.

Setelah melakukan perjalanan dan pengecekan selama dua jam, robot anjing tersebut secara otomatis akan kembali ke titik awal untuk mengganti baterainya.

Seluruh data yang dikumpulkan oleh tim proyek Kecerdasan Alami Universitas Pisa nantinya akan diserahkan kepada departemen lain dan para ahli botani untuk diperiksa lebih lanjut. Hasilnya kemudian akan dipublikasikan untuk peneliti di seluruh Eropa.

Para ilmuwan yang terlibat dalam proyek ini yakin bahwa pemantauan dengan menggunakan robot ini dapat memberikan kontribusi yang berharga dalam upaya konservasi habitat.

Setelah menyelesaikan tugasnya di San Rossore, dekat kota Pisa, robot ANYmal akan dipindahkan ke pegunungan Alpen Italia, di mana lingkungannya sangat berbeda, untuk mendapatkan data yang lebih penting.

8. Kanada

Robot anjing Flint (Foto: Calgaryherald)

Meskipun tidak memiliki bulu atau menggemaskan seperti anjing sungguhan, namun Flint, si anjing robot inspiratif, tetap berhasil menarik perhatian anak-anak.

Flint merupakan salah satu model robot 'Spot Explorer' yang dikembangkan oleh Boston Dynamics, sebuah perusahaan berbasis di Massachusetts yang dibuat untuk menuntun anak-anak lebih mengenal sains dan teknologi. 

Dilansir dari laman calgaryherald, Flint dapat dikendalikan dari jarak jauh oleh pemiliknya, namun ia juga dilengkapi dengan lima kamera yang memungkinkannya untuk melakukan navigasi secara mandiri menuju titik-titik tertentu. 

Kemampuannya lain yang dimiliki robot anjing ini yaitu mampu berjalan menaiki tangga atau melintasi medan yang tidak rata.

Robot anjing Telus Spark ini diharapkan dapat menginspirasi anak-anak dalam bidang teknologi dan robotika. Perusahaan berharap bahwa dengan melihat Flint, anak-anak akan menjadi lebih antusias untuk mempelajari sains.

Selain menjelajahi sekitarnya dan berinteraksi dengan orang-orang, Brian Murray, Manajer Produksi di pusat sains Telus Spark, berharap dapat mengintegrasikan Flint ke dalam lokakarya pemrograman.

Dengan perkembangan teknologi robot anjing, beberapa negara telah menggunakannya dalam berbagai bidang, termasuk keamanan militer, hiburan dan mempermudah pekerjaan rumah tangga, menciptakan lanskap baru dalam penggunaan teknologi robotik.

Editor: Ratni Dewi Sawitri
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS