10 Oleh-oleh Khas Pekalongan Lezat dan Wajib Dibawa Pulang Kampung

Oleh-oleh Khas Pekalongan/ Apem Kesesi, foto: Javatravel

PARBOABOA, Pekalongan - Bingung mau nyari oleh-oleh khas Pekalongan yang pas dibawa pulang? Simak artikel ini sampai selesai ya!

Pekalongan bukan hanya terkenal dengan Kota Batik saja, melainkan sudah dikenal pula menjadi salah satu kota kreatif UNESCO dan yang pertama di Indonesia.

Tak heran jika banyak wisatawan yang kerap menyambangi Kota Batik ini. Dan mereka kerap membawa Batik sebagai oleh-oleh khas Pekalongan.

Namun bukan cuma batik saja yang menjadi buah tangan andalan, Pekalongan juga mempunyai beberapa oleh-oleh khas lain yang tentu saja tak boleh ketinggalan untuk diborong.

Berikut rekomendasi oleh-oleh khas Pekalongan yang bisa dijadikan referensi jika bingung hendak membawa pulang buah tangan apa usai berkunjung ke Kota Batik ini.

1. Kue Lumpang

Kue lumpang adalah salah satu jajanan kue basah yang banyak diminati oleh para wisatawan. Bentuk kue lumpang ini seperti mangkok berwarna cokelat dan memiliki rasa gurih.

Bahan utama pembuatan kue ini adalah santan yang ditaburi daun bawang diatasnya. Anda bisa membeli kue lumpang ini di Nyonya Djoe yang beralamat di Jalan Sumatera Nomor 16B. Harga kue basah ini pun relatif murah yaitu sekitar 5 ribu rupiah saja.

2. Apem Kesesi

Oleh-oleh khas Pekalongan ini memiliki bentuk yang bulat pipih dan juga berwarna cokelat. Biasanya apem kesesi dilapisi dau pisang dibawahnya.

Makanan tradisional khas Pekalongan ini juga memiliki nama lain Apem Comal di masyarakat setempat.

Begitu menggigit apem ini akan ada rasa yang legit karena apem terbuat dari gula aren. Anda bisa menemukan jajanan tradisional ini di pasar kesesi yang dibandrol dengan harga yang terjangkau.

3. Capret Pekalongan

Bagi anda yang ingin membawa oleh-oleh khas Pekalongan berupa camilan, Capret Pekalongan ini bisa dijadikan pilihan.

Capret merupakan panganan yang mirip kerupuk yang bahan dasarnya berupa tepung kanji. Tepung kanji ini kemudian ditambahkan dengan berbagai bumbu agar rasanya makin nikmat.

Bentuknya memang terlihat tak beraturan, namun beberapa ada yang membentuknya bulat pipih. Barulah kemudian digoreng hingg kering.

Tidak hanya memiliki rasa yang gurih dengan tekstur yang renyah, Capret ini juga menyediakan banyak rasa yang pastinya nikmat. Anda bisa memilih rasa balado, pedas asin, jagung bakar, hingga lada hitam.

4. Limun Oriental

Tidak hanya camilan, anda juga bisa membeli oleh-oleh khas Pekalongan berupa minuman. Limun Oriental ini merupakan soft drink lokal yang sudah dikenal luas oleh warga Pekalongan.

Mengingat minuman satu ini sudah ada sejak tahun 1923 lalu. Pendiri yang sekaligus penemu resep limun ini merupakan Njoo Giek Lien.

Hingga kini di zaman yang sudah modern, Limun Oriental ini masih menggunakan cara tradisional untuk mengolahnya.

Anda bisa memilih beragam rasa yang tentunya menyegarkan dan juga patut untuk dicoba.

5. Kue Glundung

Kue Glundung merupakan kue kuliner khas Pekalongan yang terbuat dari bahan ketela pohon dengan gula aren sebagai isinya. Jika Anda familiar dengan makanan “jemblem” maka kue glundung ini serupa.

Anda bisa mendapatkan kue ini di pusat oleh-oleh maupun di pasar tradisional. Makanan rakyat ini mempunyai rasa manis yang bisa membuat kenyang karena bahan utamanya mengandung karbohidrat.

6. Ogak Jahe

Ogak jahe biasa disebut juga dengan binteng jahe. Oleh-oleh khas Pekalongan yang mempunyai rasa manis dan sangat sesuai dijadikan kawan bersantai bersama segelas teh.

Bahan utama ogak jahe adalah jahe dan kelapa yang dicampurkan dengan gula. Ogak jahe memadukan cita rasa gula Jawa yang manis dengan jahe yang terasa sedikit pedas, namun inilah yang menghadirkan aroma segar menghangatkan.

7. Kerupuk Gendar

Kerupuk gendar terbuat dari bahan olahan nasi yang sudah dihaluskan (gending). Selain kerupuk gendar, Pekalongan juga mempunyai kuliner hasil olahan gending yang lain, yaitu nasi gendar.

Kerupuk gendar mempunyai rasa gurih dengan teksturnya yang renyah sehingga disebut juga sebagai cracker. Meskipun bahan dasarnya nasi, cita rasa nasi tidak terlalu terasa karena sudah berpadu dengan bumbu lain.

8. Kopi Tjanting

Pekalongan juga menawarkan ragam kopi yang layak dijadikan oleh-oleh. Salah satu yang terkenal adalah Kopi Tjanting yang dibudidayakan di perkebunan kopi Talun.

Perkebunan yang terletak di salah satu kecamatan itu dijuluki sebagai penghasil kopi terbaik sejak zaman VOC. Pangsa pasarnya saat itu bahkan sampai ke Eropa dan Amerika.

Kopi Tjanting dikenal dengan label Tjanting Coffee. Pemiliknya adalah Rizky Robbany. Ia hanya menerima biji kopi 'petik merah' dari para petani lokal. Ia lalu mengolahnya secara natural di daerah Kraton Kidul, Kecamatan Pekalongan Barat, tepatnya Jl. Angkatan 45 Gang 5 Nomor 14, Kota Pekalongan.

9. Binteng Jahe

Camilan yang cocok untuk dijadikan oleh-oleh khas Pekalongan selanjutnya yaitu binteng jahe. Sesuai namanya, panganan asal Pekalongan ini berbahan jahe yang diolah bersama gula dan kelapa.

Aroma jahenya kuat, dan rasanya perpaduan manis dan pedas. Umumnya, ogak jahe itu disantap saat sedang menghadapi cuaca dingin di daerah Pekalongan karena bisa menghangatkan tenggorokan.

10. Tauco

Kalau yang sering ke Pekalongan pasti sudah tidak asing dengan Soto Tauto. Ya, kuliner khas Pekalongan satu ini memang selalu diburu para wisatawan. Rasanya yang enak dan aromanya yang menggoda membuat sajian ini begitu diminati.

Soto Tauto sendiri terdiri dari bihun, tauge, potongan kol, dan dicampur dengan jeroan sapi atau ayam. Selain isiannya yang melimpah, kunci dari kenikmatan Soto Tauto adalah bumbunya.

Nah, itulah tadi beberapa oleh-oleh khas Pekalongan yang enak dan wajib dibawa pulang kampung. Semoga bermanfaat!

Editor: -
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS