Partai Hijau Australia memiliki agenda Pemilu ambisius yang disebut dapat mengubah wajah negeri itu, seperti akan melegalkan ganja dan menghapus utang pelajar. Daily Mail

Ambisius, Partai Hijau Australia akan Legalkan Ganja dan Hapus Utang Siswa

Dion | Internasional | 04-04-2022

PARBOABOA, Pematangsiantar - Partai Hijau Australia memiliki agenda Pemilu ambisius yang disebut dapat mengubah wajah negeri itu.

Dilansir laman Daily Mail, Senin (4/4/2022), jelang Pemilihan Umum Federal yang akan digelar pertengahan Mei mendatang, Partai Hijau mengumumkan kebijakan seperti legalisasi ganja dan menghapus utang pelajar.

Pekan lalu, Partai Hijau juga mengumumkan bahwa pihaknya akan mengucurkan AUS$66 miliar (sekitar Rp660 triliun) yang diambil dari pajak masyarakat untuk menghapus seluruh utang pelajar.

Ketua Partai Hijau, Adam Bandt, juga dilaporkan akan membuat pengumuman tentang rencana-rencana besar lainnya dalam beberapa pekan ke depan.

Berikut kebijakan dan agenda gila-gilaan Partai Hijau yang disebut akan menghabiskan ratusan miliar dolar seperti dilansir Daily Mail Australia.

1. Menghapus utang siswa

Artinya, para pelajar yang belum melunasi pembayaran sekolahnya akan dibebaskan dari kewajiban itu.

"Para pelajar yang keuangannya pas-pasan jangan lagi dibebani dengan utang, terlebih di tengah kondisi pandemi seperti saat ini," ujar juru bicara pendidikan Mehreen Faruqi.

Di tahun 2020-2021, utang rata-rata pelajar di Australia sebesar AUS$23.685 (sekitar Rp236 juta).

Selain itu, Partai Hijau juga berniat untuk membebaskan biaya kesehatan anak, biaya sekolah dan universitas.

2. Melegalkan ganja

Partai Hijau percaya bahwa penggunaan obat-obatan sewajarnya diperlakukan sebagai masalah kesehatan, bukan masalah kriminal.

Dengan demikian, mereka akan melegalkan ganja, membuat regulasi, dan menerbitkan pajak bagi tanaman tersebut.

Lebih mengejutkan lagi, partai ini juga berencana untuk melakukan tes penggunaan pil di acara festival serta membangun kafe yang menyediakan fasilitas suntik narkoba di setiap ibu kota.

Partai Hijau juga akan menyiapkan regulasi pasar cannabis melalui Agensi Cannabis Australia guna menerbitkan izin produksi, penjualan, serta jaminan kualitas ganja yang dipasarkan.

Warga Australia akan diperkenankan menanam hingga enam tanaman ganja di rumah untuk penggunaan pribadi. Dan akan didenda jika menanam dalam jumlah lebih tanpa izin.

3. Melarang penggunaan kendaraan berbahan bakar bensin

Partai Hijau ingin segera melarang pembangunan baru infrastruktur batubara, minyak, dan gas bumi. Tujuan mereka adalah menghentikan penambangan, pembakaran, serta ekspor batubara thermal pada 2030.

Mereka juga berencana menghabiskan miliaran dolar untuk energi terbarukan guna memastikan kebutuhan listrik di Negeri Kanguru dihasilkan dari sumber yang 100% terbarukan.

Partai Hijau akan mengakhiri penjualan mobil berbahan bakar solar dan bensin mulai 2030.

4. Menggratiskan biaya kesehatan

Partai ini ingin pengobatan gigi digratiskan di bawah sistem kesehatan. Mereka juga akan mengucurkan dana AUS$4, 8 miliar untuk menyediakan sesi kesehatan di bawah penanganan Medicare.

5. Cuti 26 pekan

Partai Hijau ingin membuat kebijakan yang mengizinkan para karyawan yang telah memiliki anak untuk cuti selama 26 pekan.

Cuti itu juga aian disertakan dengan gaji hingga AUS$100.000 (Rp1 miliar) pertahun.

6. Peningkatan gaji minimum

Partai Hijau ingin menaikan upah minimum sebesar 60% dari jumlah saat ini. Jika upah rata-rata saat ini di Australia sebesar AUS$1.835 per pekan, maka 60% dari jumlah ini adalah AUS$1.101 (atau Rp11 juta) .

Langkah itu akan membuat gaji minimun tahunan sebesar AUS$57.264 dari AUS$40.176, atau AUS$772.60 (Rp7,7 juta) per pekan.

7.Mengurangi biaya pertahanan

Partai Hijau berniat untuk memotong dana keamanan sebesar 1,5% dari GDP.  Mereka ingin banyak mengurangi persenjataan dan tank tempur serta menggantinya dengan kendaraan ringan yang siap dikerahkan kapan saja.

Mereka juga ingin membuat hukum untuk dapat menghentikan pemerintah mengobarkan perang tanpa persetujuan Parlemen.

Namun, langkah ini dinilai para pengamat dapat merusak kemampuan negara untuk bergerak cepat menangani ancaman.

8. Mengakhiri rasisme dan seksisme

Partai Hijau mengeklaim jika rasisme dan seksisme telah menyebar luas di Australia, sehingga menimbulkan trauma dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, mereka akan mewajibkan latihan antirasisme bagi seluruh pejabat federal dan pegawai persemakmuran.

Namun begitu, rencana tersebut baru sebatas angan-angan belaka. Karena Partai Hijau hanya sanggup meraup satu kurai di DPR.

Dari polling Pemilu yang sebelumnya digelar, Partai Hijau hanya mampu mengumpulkan suara primer sebesat 10%. Jumlah yang sama seperti yang mereka dapatkan pada 2019 lalu.

Tag : #partai hijau    #australia    #internasional    #pemilu    #pemilihan umum federal    #ganja    #rasisme    #seksisme   

Baca Juga