Pemimpin tertinggi ISIS di Suriah Maher al-Agal tewas diroket drone tempur AS saat lagi naik motor. AFP

Pemimpin Tertinggi ISIS Meledak Diroket Drone Tempur AS

Dion | Internasional | 13-07-2022

PARBOABOA, Washington - Militer Amerika Serikat pada Selasa waktu setempat mengatakan bahwa pihaknya telah menghabisi pemimpin tertinggi kelompok ISIS di Suriah. 

Dilansir Reuters, Rabu (13/7/2022), Maher al-Agal dilaporkan tewas dalam serangan udara drone tempur AS di barat laut Suriah. 

Al-Agal merupakan satu dari lima pemimpin tertinggi ISIS saat ini. Sementara rekan terdekatnya mengalami luka parah dalam serangan tersebut. 

Menurut Pertahanan Sipil Suriah, sebuah drone tak dikenal menembakkan roket ke sepeda motor yang sedang melaju di Desa Khaltan, utara Aleppo, dan menewaskan dua orang. 

"Perencanaan ekstensif dilakukan dalam operasi ini guna memastikan keberhasilan pelaksanaannya. Tinjauan awal menunjukkan tidak ada korban sipil," demikian pernyataan Pentagon. 

"ISIS terus menjadi ancaman bagi AS dan mitra di kawasan itu," kata juru bicara Komando Pusat AS dalam pernyataan tentang serangan pesawat tak berawak kali ini.

Al-Agal disebut bertanggung jawab untuk mengembangkan jaringan ISIS di luar Irak dan Suriah.

Tewasnya sang pemimpin bakal menimbulkan gangguan terbaru bagi ISIS yang sedang berupaya mengatur kembali kekuatan untuk bergerilya. 

Kelompok teror ini sudah banyak kehilangan wilayah, dan dilaporkan bersembunyi di daerah pegunungan. 

Sementara AS memiliki sekitar 900 tentara di Suriah. Sebagian besar ditempatkan di wilayah timur yang pecah akibat perang saudara selama 10 tahun terakhir. 

Presiden AS Joe Biden sejauh ini belum merinci rencana jangka panjangnya terkait misi tentaranya di Suriah yang saat ini sudah bertugas selama delapan tahun. 

Pada Februari lalu, pemimpin tertinggi ISIS meledakkan diri dalam serangan militer AS di Suriah. 

Pada puncak kekuasaannya dari 2014-2017, ISIS menjajah jutaan orang dan mengaku bertanggung jawab atas serangan di puluhan kota di seluruh dunia.

Pemimpin utamanya, Abu Bakr al-Baghdadi, mendeklarasikan kekhalifahan di lebih dari seperempat wilayah Irak dan Suriah pada 2014.

Namun Baghdadi kemudian tewas dalam serangan yang dilakukan pasukan khusus AS di barat laut Suriah pada 2019.

Tag : #amerika serikat    #isis    #internasional    #suriah    #drone tempur   

Baca Juga