VIRAL Video Nikah di Gereja Tanpa Restu Orangtua

Pengantin Wanita Buka Suara Terkait Pernikahannya yang Viral

Sarah | Daerah | 31-01-2022

PARBOABOA, Medan - Sebuah video yang memperlihatkan keributan di Gereja HKPB Tanjungmulia Medan pada Sabtu (29/1/2022) lalu, viral di media sosial.

Dalam video yang beredar terlihat seorang ibu menjerit meluapkan kepedihannya lantaran tak bisa bertemu anak perempuannya saat menikah.

Viralnya video ini bermula dari live Facebook yang diunggah di akun bernama Ivo Damayanti Sinambela. Sontak video tersebut viral di berbagai media sosial.

Dijelaskan, putri kesayangan dari seorang ibu bernama Asima Mariati Ema melangsungkan sebuah pernikahan tanpa restu dari ibu kandungnya.

Asima yang tak terima akan hal itu berupaya melakukan aksi protesnya terhadap pernikahan putri sulungnya. Hal itu ia lakukan lantaran sang putri bernama Reftania Yanti Nainggolan telah menyembunyikan rencana pernikahannya. Asima mengatakan bahwa putrinya menikah tanpa sepengetahuannya.

"Aku yang besarkan anak ku sampai sarjana, anak ku diambil tanpa persetujuan aku orangtuanya," kata Asima, Senin (31/1/2022).

Setelah viral dan mengundang banyak hujatan, Reftania Yanti Boru Nainggolan kini ungkap kebenarannya.

Reftania mengatakan bahwa apa yang disampaikan ibunya pada video viral itu berbeda dengan kenyataannya. Sebab, ia sudah berpamitan kepada ibu maupun tulangnya jauh hari sebelum pernikahannya.

"Jauh hari sebelum pernikahan saya, saya sudah permisi kepada ibu dan tulang saya. Dan mereka sudah mengetahui tentang pernikahan saya dengan suami saya," kata Yanti.

Namun sang ibu tidak setuju karena Yanti lebih memilih bapa uda (adik ayah kandungnya) sebagai wali nikahnya. Sedangkan sang ibu ingin yang menjadi wali Yanti iyalah ayah tirinya yang bermarga Simanjuntak.

"Aku kan secara adat Batak enggak maulah menyalahi, masa Marga Simanjuntak jadi bapakku. Padahal, aku punya bapa uda (adik kandung ayahku)," sambungnya.

Menurutnya, ayah tirinya ingin sekali menjadi wali di pernikahannya tanpa memperdulikan bapa udanya yang masih ada. Ia mengatakan ayah tirinya bersikeras merebut sinamot atau maharnya, hingga nekat ikut mengganggu pernikahanya di gereja.

"Seolah-olah aku durhaka pada ibuku, itu opini yang tergiring. Padahal, mereka tidak tau bagaimana persoalan sebenarnya," sebutnya.

Sementara itu, Yanti mengungkap bahwa ia telah ditinggal pergi oleh ibunya sejak 3 tahun lalu. Hal itu membuat dirinya terpaksa tinggal di kos-kosan. Ia mengatakan bahwa apa yang disampaikan ibunya telah membiayainya sampai sarjana tidaklah benar. Justru, yanti sendiri yang memberi uang bulanan kepada ibunya.

"Itulah aku enggak terima. Dan akhirnya, aku berhenti memberi bulanan ke mamak sejak bulan 11 tahun 2021 kemarin," terangnya.

"Persoalannya, Simanjuntak ini ingin menjadi wali. Dan bisa jadi mau mengejar sinamot, makanya dimanfaatkan mamakku," lanjutnya.

Yanti mengatakan, saat itu pihak keluarga Naingolan mempertanyakan apakah Simanjuntak bersedia membiayai seluruh pernikahannya. Namun ayah tirinya tampak tidak bersedia.

Karena tidak bersedia, keluarga Nainggolan (Saudara kandung almarhum ayahnya) pun berusaha membantu biaya pernikahan Yanti.

"Pas ditanya jauh-jauh hari, kan engak bersedia juganya. Tapi, sekarang melakukan adat, dan berdiri sendiri," pungkasnya.

Tag : #berita sumut    #berita medan    #video viral    #pernikaha   

Baca Juga