Aksi konvoi yang dilakukan kelompok Khilafatul Muslimin (dok Suara.com)

Penggeledahan Kantor Khilafatul Muslimin di Lampung, Uang 2 Miliar Diamankan

Rini | Nasional | 11-06-2022

PARBOABOA, Lampung - Konvoi motor yang dilakukan kelompok Khilafatul Muslimin pada Minggu (29/5) lalu di Brebes, berbuntut panjang.

Dalam video viral yang beredar, terlihat sekelompok pengendara yang mengatasnamakan Khilafatul Muslimin, melakukan konvoi mengibarkan bendera dan membawa poster bertuliskan "Sambut kebangkitan Khilafah Islamiyyah". 

Kemudian, mereka membagi-bagikan selebaran yang berisi ajakan kepada umat Islam untuk mengganti ideologi Pancasila dengan ideologi khilafah.

Atas tindakan itu, Polri langsung melakukan penyelidikan dan mengamankan para petinggi kelompok di sejumlah daerah, termasuk pendiri sekaligus pimpinan tertinggi kelompok Khilafatul Muslimin bernama Abdul Qadir Baraja.

Segera setelah ditangkap, Baraja langsung menyandang gelar sebagai tersangka. Tak sendiri, 3 orang berinisial GZ, DS dan AS yang merupakan pimpinan ranting Khilafatul Muslimin di Jawa Tengah juga ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

Kemudian disusul penangkapan Ketua Khilafatul Muslimin Surabaya Raya AM.

Tak sampai disitu, polisi kemudian menangkap dua orang tokoh kelompok di kantor pusat Khilafatul Muslimin di Bandar Lampung, Sabtu (11/6).

Saat penangkapan dilakukan, kericuhan sempat terjadi di lokasi. Anggota Khilafatul Muslimin yang tidak terima dengan penangkapan kedua orang tokoh kelompok, kemudian melakukan perlawanan dan melempari petugas.

Namun penangkapan tetap dilanjutkan, keduanya saat ini diamankan di Polresta Lampung untuk diinterogasi. Hingga saat ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai jabatan kedua tokoh penting dimaksud.

Selain menangkap dua tokoh penting, Polda Metro Jaya juga melakukan penggeledahan di Markas Pusat Khilafatul Muslimin di Lampung. Dari hasil penggeledahan ditemukan uang senilai Rp 2 miliar.  

"Kita melakukan penggeledahan terhadap operasionalisasi terhadap ormas ini dan kita menyita uang yang diduga uang operasional sekitar miliaran jumlahnya," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi dalam keterangannya, Sabtu (11/6/2022).

Tak hanya uang, sejumlah buku yang berkaitan dengan ajaran radikalisme juga ditemukan di kantor tersebut.

Tag : #khilafatul muslimin    #radikalisme    #nasional    #ideologi khilafah    #viral    #pancasila    #tersangka   

Baca Juga