Ilustrasi mesin sepeda motor yang alami overheat (Dok:otoasia.com)

Berikut Penyebab dan Cara Mencegah Mesin Sepeda Motor Alami Overheat

Dimas | Otomotif | 18-05-2022

PARBOABOA, Jakarta – Selain pada mesin mobil, ternyata overheat juga bisa terjadi pada mesin motor. Overheat sendiri adalah kondisi dimana mesin motor mengalami panas yang berlebihan.

Mesin motor yang mengalami overheat, dapat dicirikan dengan hilangnya tenaga pada mesin secara tiba-tiba atau tidak dapat berjalan saat digas. Dengan kata lain, motor seolah mengalami kemacetan dan tidak memiliki tenaga lagi untuk berjalan.

Apabila hal tersebut terjadi pada motor Anda, sebaiknya jangan paksakan motor untuk terus berjalan. Sebab, hal itu akan memperparah kondisi mesin yang berujung pada kerusakan.

Lantas, apa penyebab mesin motor bisa mengalami overheat?

Penyebab Mesin Motor Overheat

1. Piston Terlalu Rapat

Posisi piston yang terlalu rapat dinilai dapat memicu mesin motor mengalami overheat. Pasalnya, jika piston yang ada di liner silinder terlalu rapat, clearance pada piston tidak bergerak secara leluasa. Akibatnya, kinerja dari piston tersebut tidak bisa maksimal dan berujung pada mesin motor alami overheat.

2. Kerja Sistem Pendingin Tidak Maksimal

Saat ini, sudah banyak produk sepeda motor yang menggunakan sistem pendingin. Sistem ini membutuhkan air pendingin (liquid coolant) untuk menyerap panas dan mendinginkan mesin.

Jika sirkulasi air pendingin tersebut tersumbat, hal itu akan menyebabkan sistem pendingin tidak berkerja secara maksimal. Akibatnya, suhu mesin menjadi meningkat drastis dan terjadilah overheat pada mesin motor.

3. Oli Belum Diganti

Kondisi overheat pada mesin motor bisa disebabkan oleh sirulasi pada oli yang kurang baik. Seperti yang diketahui, oli bukan hanya berfungsi sebagai pelumas, akan tetapi berfungsi juga untuk mendinginkan mesin.

Secara garis besar, oli bekerja dengan menyerap panas dan menyalurkannya ke seluruh komponen mesin agar suhu mesin selalu stabil.

Maka dari itu, jika kondisi oli tidak bagus atau belum diganti, hal itu dapat menyebabkan mesin motor menjadi overheat

Cara Mencegah Mesin Motor Overheat

1. Ganti Oli Secara Rutin

Oli memiliki peran penting pada mesin motor. Selain sebagai pelumas, oli juga berfungsi sebagai pengontrol suhu ruang mesin.

Oleh karena itu, mengganti oli secara teratur akan membuat mesin lebih awet dan bekerja optimal. Selain itu, pastikan oli bisa mengalir lancar dalam melumasi piston, klep, noken as, dinding silinder, dan komponen lain.

2. Pilih Oli Mesin yang Tepat

Sebelum Anda mengganti oli, pastikan Anda mengetahui jenis oli yang cocok digunakan pada mesin Anda. Pasalnya, jika jenis oli tidak cocok dengan mesin motor, fungsi oli akan menurun dan berujung pada mesin motor menjadi overheat.

Jadi, pastikan terlebih dahulu jenis oli yang sesuai dengan motor Anda.

3. Ganti Cairan Coolant Secara Teratur

Seperti yang diketahui, cairan coolant berfungsi untuk menjaga suhu mesin motor agar tidak terlalu panas. Apabila cairan coolant tersebut tidak diganti secara rutin, semakin lama akan kehabisan dan tidak dapat berfungsi secara optimal.

Untuk itu, Anda sebaiknya mengganti cairan coolant secara rutin, minimal sekali dalam setahun.

4. Rutin Bersihkan Radiator

Sama seperti coolant, radiator juga menjadi salah satu komponen pada motor yang berfungsi sebagi pendingin mesin. Untuk itu, radiator perlu dibersihkan agar mesin pada motor tidak mengalami overheat.

Pembersihan radiator dapat dilakukan dengan membersihkannya dari debu yang menempel. Apabila kotoran dari debu ini menumpuk, hal itu akan menyebabkan kinerja dari radiator menjadi tidak maksimal.

Nah, itulah seputar informasi mengenai penyebab dan cara mencegah mesin sepeda motor alami overheat. Semoga bermanfaat!

Tag : #sepeda motor    #overheat    #otomotif    #radiator    #piston    #oli mesin motor    #liquid coolant   

Baca Juga