Tarikan Gas Motor Terasa Berat? Kenali Beberapa Penyebabnya

Sondang | Otomotif | 31-10-2022

Tidak rutin mengganti oli merupakan salah satu penyebab tarikan gas motor terasa berat. (Foto: Parboaboa/ Sondang H)

PARBOABOA, Jakarta – Hampir sebagian besar pengendara sepeda motor tentu pernah merasakan tarikan gas terasa berat dan tenaga yang dihasilkan tidak maksimal. Hal ini bisa terjadi lantaran para pemilik motor tidak merawatnya secara intensif.

Perlu diketahui, merawat motor bukan hanya sekedar mengganti oli saja. Motor harus di rawat secara menyeluruh agar performanya bisa maksimal. Perwatan secara menyeluruh meliputi, servis rutin, membersihkan komponen yang kotor serta mengganti komponen yang telah aus.

Kepala Mekanik Honda Rias Motor, Fuadi mengungkapkan bahwa penyebab tarikan gas motor terasa berat bisa terjadi lantaran kopling sudah habis dan sistem kelistrikan bermasalah akibat jarang diservis.

“Tarikan berat bisa dari kampas kopling yang sudah aus. Sedangkan kalau ngempos bisa dari sensor Throttle Position Sensor (TPS) eror atau feulpump lemah,” kata Fuadi kepada MNC portal, seperti dilansir dari Okezone, Kamis (27/10).

Kemudian, Fuadi mengatakan bahwa masalah tersebut juga bisa disebabkan oleh tangki dan saluran bahan bakar kotor sehingga aliran bahan bakartidak lancar ke ruang pembakaran.

Penyebab Tarikan Gas Motor Menjadi Berat

1. Tidak rutin mengganti oli

Mesin butuh dilumasi dengan sempurna. Semakin lama oli digunakan, kemampuannya untuk melumasi mesin ikut menurun. Inilah yang kemudian membuat tarikan motor menjadi lebih berat dan membuat mesin cepat panas,

2. Oli terlalu banyak

Pastikan jumlah oli di kendaraan tidak terlalu banyak. Pasalnya, hal itu dapat membuat tarikan terasa berat. Pastikan juga untuk mengisi oli sesuai dengan takaran yang dianjurkan.

3. Busi rusak

Usia busi yang sudah tua membuat sistem pengapian di motor tidak maksimal. Hal ini dapat menjadi salah satu penyebab tarikan motor menjadi berat.

4. Kepala silinder

Pastikan silinder Anda dalam kondisi baik. Karena komponen ini kerap terkena kerak sisa pembakaran. Kepala silinder yang kotor dapat menyebabkan mesin jadi cepat panas.

5. CDI

Komponen berikutnya yang harus dicek adalah CDI. Komponen ini bekerja untuk mengatur pasokan pengapian yang dibutuhkan oleh motor. Kerusakan CDI dapat menyebabkan tarikan gas akan terasa berat dan tenaga yang dihasilkan tidak maksimal.

6. Rantai atau V-belt rusak

Komponen ini merupakan penyalur tenaga dari mesin ke roda belakang. Jika rantai atau v-belt rusak, maka akan memberikan pengaruh kepada tarikan motor. Untuk itu, pastikan rantai dan v-belt dalam keadaan baik dan menggantinya ketika diperlukan.

7. Karburator

Karburator motor Anda perlu dicek lebih lanjut dan pastikan tidak kemasukan air. Pastikan juga kondisi spuyer tetap bersih sehingga tarikan kendaraan tidak berat.

Demikianlah beberapa informasi seputar penyebab dari tarikan gas motor terasa berat dan performa motor menjadi tidak maksimal. Jika kamu mengalami hal ini, segera bawa motor ke bengkel untuk mendapatkan perbaikan yang tepat.

Tag : #Motor    #Gas Motor    #Otomotif    #Perawatan Motor    #Oli    #CDI    #Karburator   

Baca Juga