Perahu tenggelam di sungai Bengawan Solo

Perahu Tenggelam di Bengawan Solo, 7 Orang Hilang

rini | Daerah | 04-11-2021

PARBOABOA, Tuban - Pencarian korban yang hilang setelah perahu penyebrangan di Bengawan Solo, Desa Semambang, Kecamatan Kanor, Bojonegoro tenggelam akan dilanjutkan besok. Sebanyak 6 orang penumpang masih dinyatakan hilang. Perahu tersebut tenggelam pada Rabu (3/11).

Kecelakaan terjadi saat perahu baru berjalan sekitar 2 menit dari Kabupaten Bojonegoro. Perahu yang membawa puluhan warga dari Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro menuju Kecamatan Rengo, Kabupaten Tuban tiba-tiba tenggelam setelah terseret arus yang kencang. Tak hanya berisi penumpang, perahu ini juga mengangkut sejumlah kendaraan.

Sebanyak 12 orang diantara penumpang berhasil diselamatkan dan dibawa ke Puskesmas Rengel untuk mendapat perawatan medis. Tiga diantara korban selamat merupakan anak balita.

Keterangan dari korban yang selamat menyebutkan total penumpang perahu ada 18 orang, sehingga diperkirakan 6 orang lainnya masih hilang. Namun tim gabungan membuat posko pengaduan untuk mengetahui dan mengumpulkan data apakah masih ada korban lain yang belum terdata.

“Ada 12 korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat dan enam orang masih dalam pencarian,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro Ardhian Orianto, Rabu (3/11).

Pencarian hari pertama dihentikan setelah malam dan akan dilanjutkan pada Kamis (4/11) pagi.

Berikut data korban yang belum ditemukan adalah

1. Toro, warga Sale RT 002 RW 005 Kabupaten Rembang.

2. Bashori, warga Maibit RT 002 RW 003 Kecamatan Rengel, Tuban.

3. Sutri, warga Maibit RT 003 RW 002, Kecamatan Rengel, Tuban.

4. Dian Purnama, warga Kanor, RT 004 RW 002, Kecamatan Kanor, Bojonegoro.

5. Erma Fitrianti, warga Kanor, RT 004 RW 002, Kecamatan Kanor, Bojonegoro.

6. Kasiyan, warga Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro.

Tag : daerah, bengawan solo, perahu tenggelam, jumlah korban, penumpang selamat,

Berita Terkait