Perbaikan Jalan Cikarang-Cibarusah Hampir Selesai

Perbaikan Jalan Cikarang-Cibarusah yang dilakukan sepanjang 2,3 kilometer mulai dari titik Kandang Roda, Desa Sukadami hingga pertigaan Jalan Raya Serang-Setu terlihat mulai selesai (Foto:Parboaboa/Apri Siagian)

PARBOABOA, Jakarta – Proyek perbaikan dan pelebaran jalan raya Cikarang-Cibarusah akan selesai dan kemacetan lalu lintas mulai berkurang. 

Dari pantauan Parboaboa, perbaikan jalan tersebut yang semula hancur, kini sudah mulai terlihat selesai dibangun. Kendaraan boleh melintas dan tanpa hambatan jalan rusak.

Salah satu warga, Dodi (37) mengatakan, jalan Cikarang-Cibarusah keinginan masyarakat sejak 2017 yang akhirnya terealisasi di 2022 dan terlihat mulai selesai.

“Iya, awalnya itu jalannya rusak dan berlubang, sehingga membuat jalanan macet apalagi pas hujan, macetnya parah sekali,” kata Dodi saat ditemui Parboaboa di rumahnya, Minggu (08/01/2023).

Selain itu, kata Dodi, jalan ini merupakan jalan provinsi yang banyak dilalui kendaraan dan ia berharap kedepannya perbaikan jalan ini segera rampung.

“Ini kan jalan provinsi, apa lagi jalan nya banyak dilalui kendaraan, jadi sekarang alhamdulilah sudah diperbaiki jalannya, jadi kedepannya tidak ada kemacetan lagi,” jelas Dodi

Salah satu petugas monitoring lapangan, Aman (49) mengatakan, pelebaran dan perbaikan jalan itu dilakukan sepanjang 2,3 kilometer mulai dari titik Kandang Roda, Desa Sukadami hingga pertigaan Jalan Raya Serang-Setu. 

Saat ini, kata Aman, perbaikan yang masih dikejar target tersisa 300 meter lagi dan beberapa hari ini akan rampung 100 persen selesai.

“Ini tinggal sedikit lagi yang mau diperbaiki, jadi tinggal 300 meteran masih dalam proses perbaikan,” kata Aman saat ditemui di lokasi jalan raya Cikarang-Cibarusah, Minggu (08/01/2023).

Aman menjelaskan, pembangunan jalan di Cikarang Selatan ini dibangun dengan lebar jalan dua kali lebih luas dari sebelumnya. Jalan Cikarang-Cibarusah yang sekarang sudah berganti nama menjadi jalan KH Makmun Nawawi dilengkapi median jalan.

“Kalau sekarang itu ukurannya sudah makin lebar dari yang pertama, dan nama jalannya pun sudah diganti jadi jalan KH Makmun Nawawi, itupun sekarang kan sudah ada pembatas jalannya jadi sudah nggak ada macet lagi seperti yang awalnya,” ujar Aman.

“Apalagi sekarang lebar jalannya udah 14 meter dan dibagi dua jalur untuk kendaraan, jadi lebih teratur,” tutup Aman.

TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS