Gereja Santo Basil yang Agung di Rusia dibakar oleh pria yang kesal kepada istrinya. Oddity Central

Pria Rusia Bakar Gereja karena Istrinya selalu Menyumbang ke Sana

Dion | Internasional | 04-07-2022

PARBOABOA, St Petersburg - Seorang pria di Kota St Petersburg, Rusia, membakar Gereja Santo Basil yang Agung di Distrik Pargolovo karena istrinya selalu menyumbangkan uang ke gereja tersebut. 

Dilansir laman Oddity Central, Senin (4/7/2022), api dilaporkan mulai membakar rumah ibadah tersebut pada Minggu, 26 Juni pagi waktu setempat. 

Api dengan cepat menjalar dan membakar atap-atap kayu dan tembok gereja. Api dipastikan bakal menghanguskan seluruh bangunan jika pengurus gereja tidak cekatan memadamkan kebakaran karena petugas pemadam tiba agak terlambat. 

Kerusakan akibat api cukup merusak rumah ibadah tersebut. Media-media lokal melaporkan banyak penduduk di sekitar gereja yang menangis saat mengetahui gereja mereka terbakar. 

Akan tetapi, kesedihan para warga berubah menjadi amarah saat mengetahui kenapa gereja itu bisa terbakar. 

Awalnya, jamaat Gereja Santo Basil yang Agung mengira kebakaran berasal dari jaringan arus pendek akibat jeleknya kabel listrik. 

Tapi tak butuh waktu lama bagi polisi untuk mengetahui penyebab sebenarnya dari kebakaran itu. 

Seluruh bukti mengarah kepada seorang pria berusia 36 tahun yang juga merupakan penduduk di wilayah sekitar gereja. 

Kepada polisi ia mengaku sengaja membakar gereja untuk membalas dendam usai bertengkar dengan istrinya. 

Dari laporan media lokal, pria beranak empat itu sempat cekcok dengan istrinya karena wanita itu sering mendonasikan uang demi keperluan gereja. 

Karena kesal dengan perbuatan istrinya, pada Minggu pagi, pria itu membawa satu kaleng bensin dan pergi menuju gereja. 

Di sana ia langsung menyiramkan bahan bakar ke sebagian bangunan dan menyalakan api, setelah terlebih dahulu memastikan tidak ada siapapun di dalam gereja. 

"Dia (pelaku) bekerja banting tulang, mereka memiliki empat orang anak dan istrinya kerja di gereja. Semua uang yang dia bawa pulang, selalu dibawa istrinya untuk gereja," lapor surat kabar Komsomolskaya Pravda. 

"Karena hal itulah mereka jadi bertengkar. Ia (pelaku) menyadari bahwa ia harus mengambil tindakan terhadap istrinya atau membakar gereja."

Pria itu kemudian memilih opsi kedua, dan sama sekali tak menyangkal perbuatannya saat diinterogasi polisi. 

Pria itu bahkan meminta agar polisi menahannya atas perbuatannya itu. Namun, hakim memutuskan agar pria tersebut dibebaskan hingga hukuman yang tepat baginya dijatuhkan. 

Keputusan itu diambil hakim mengingat pelaku tidak memiliki catatan kejahatan sebelumnya, juga karena ia memiliki empat orang anak yang harus diurus. 

Untungnya, meski api menyebabkan kerusakan yang cukup parah di bagian luar bangunan, tetapi bagian dalamnya nyaris tak tersentuh api. 

Tag : #rusia    #gereja santo basil    #internasional    #st petersburg    #kebakaran   

Baca Juga