Nasser Al-Khelaifi, pemilik klub PSG (Foto: AFP)

Profil dan Biodata Nasser Al-Khelaifi, Konglomerat dari Qatar Pemilik Klub PSG

Michael | Sepakbola | 26-04-2022

PARBOABOA – Nasser Al-Khelaifi merupakan sosok yang tidak bisa dipisahkan dari kesuksesan Paris Saint-Germain (PSG) dalam beberapa tahun terakhir. Konglomerat asal Qatar itu mampu mengubah Les Parisiens menjadi penguasa di Liga Prancis maupun salah satu tim yang ditakuti di Eropa.

PSG sukses meraih tujuh gelar juara Liga Prancis sejak dibeli Nasser Al-Khelaifi pada 2011. Dengan uang yang melimpah, ia bisa membeli beberapa pemain bintang seperti Zlatan Ibrahimovic, Thiago Silva, Angel Di Maria, Neymar, Kylian Mbappe, dan Lionel Messi.

Bahkan PSG berhasil memecahkan rekor pembelian termahal dunia saat merekrut Neymar pada 2017. Saat itu, Les Parisiens mengeluarkan uang sebesar 222 juta euro (Rp3,4 triliun).

Satu tahun berselang, PSG juga mempermanenkan wonderkid Prancis, Kylian Mbappe, dengan nilai 135 juta euro (Rp2,09 triliun) setelah dipinjam satu tahun dari AS Monaco.

Nasser Al-Khelaifi juga mampu meredam keinginan Neymar pergi dari PSG pada musim panas 2019. Neymar saat itu bersikeras untuk balik ke Barcelona.

Nasser Al-Khelaifi merupakan nama yang jarang tersorot publik dan mulai terkenal saat mengakuisisi PSG. Berikut profil dan biodata konglomerat asal Qatar tersebut seperti dilansir Parboaboa dari berbagai sumber terpercaya.

Profil Nasser Al-Khelaifi

Sosok dengan nama lengkap Nasser bin Ghanim Al-Khelaifi ini lahir di Doha, Qatar, pada 12 November 1973. Menurut laporan dari Goal International, ayahnya adalah nelayan mutiara.

Dia merupakan lulusan Qatar University dan University of Pireaus. Saat masih muda, dia merupakan pemain tenis profesional sejak 1992 hingga 2004.

Rekam jejaknya di dunia tenis juga bisa dilihat di situs Association of Tennis Professionals (ATP) dan International Tennis Federation (ITF).

Setelah tidak bermain tenis, Nasser Al-Khelaifi menjadi presiden Federasi Tenis Qatar dan sempat menjabat menjadi Wakil Presiden Federasi Tenis Asia Timur.

Lantas, bagaimana ceritanya dia bisa terjun di dunia sepak bola?

Semua dimulai sejak tahun 2011 ketika ia menjadi chairman perusahaan bernama Qatar Sports Investments (QSi). QSi sifatnya adalah dana kekayaan negara yang dialokasikan untuk investasi di industry olahraga dan rekreasi di tingkat nasional dan internasional.

Pada Juni 2011, bulan yang sama dengan Al-Khelaifi diangkat menjadi chairman QSi, QSi mengakuisisi PSG. Al-Khelaifi ditunjuk jadi CEO klub dan ketua dewan direksi. Ia baru menjadi presiden klub pada Oktober 2011.

Sejak berada di bawah QSi dan Al-Khelaifi, PSG berubah menjadi kekuatan baru Eropa. PSG pernah mendatangkan berbagai pemain top, seperti Zlatan Ibramovic, Dani Alves, Marco Verratti, Edinson Cavani, Ezequiel Lavezzi, Neymar, Kylian Mbappe, dan lain-lain.

Bahkan, dua nama terakhir berstatus pemain dengan transfer termahal dunia nomor satu dan dua saat ini. Dengan skuad bertabur bintang, mereka nyaris selalu berhasil menjuarai Liga Prancis dan kompetisi domestik lainnya.

Jelang awal musim 2021/22, PSG membuat gebrakan dengan merekrut Lionel Messi, Georginio Wijnaldum, Gianluigi Donnarumma, Achraf Hakimi, bahkan Sergio Ramos. Mereka digadang-gadang bakal menyapu banyak gelar, termasuk Liga Champions musim ini.

Namun nyatanya, performa tim tak seperti yang diharapkan. PSG masih bisa kalah dari tim-tim papan bawah Prancis. Teranyar, mereka terlempar dari Liga Champions.

Masalah Al-Khelaifi sendiri tak cuma soal mengamuk itu. Sehari jelang laga dini hari tadi, pria berusia 48 tahun itu harus menghadapi tudingan terkait ‘kasus suap’ yang pernah menimpa dirinya dua tahun silam.

Menurut laporan The Sun, Pengadilan Federal Swiss mengajukan banding terkait kasus suap yang menyeret sosok yang juga menjadi chairman beIN Sports tersebut. Pengadilan yang terletak di Bellinzona itu memutuskan untuk membuka kembali perkara yang telah ditutup sejak 2020.

Dalam kasus tersebut, Al-Khelaifi diduga telah menyuap eks sekretaris FIFA, Jerome Valcke, agar beIN Sports mendapat hak siar sejumlah ajang bergengsi. Dalam kasus ini, ia menyuap Valcke untuk memperoleh hak tayang Piala Dunia 2026 dan 2030. Ia kembali didakwa 28 bulan penjara seperti 2020.

Fakta Menarik Nasser Al-Khelaifi

Berikut ini merupakan beberapa fakta menarik Nasser Al-Khelaifi konglomerat asal Qatar pemilik klub PSG.

Terlahir dari Keluarga Nelayan

Nasser Al-Khelaifi bukan berasal dari keluarga yang kaya. Sang ayah merupakan nelayan mutiara, sementara sang ibu tidak diketahui pekerjaannya.

Sejak kecil ia menunjukkan ketertarikan ke dunia olahraga. Ia berkecimpung di tenis tampil dalam 43 pertandingan di berbagai kejuaraan pada 1992-2002. Hasilnya, ia meraih rekor 12-31 di sektor tunggal, dan 12-16 di sektor ganda.

Ia juga dua tampil di ajang ATP Tour, The Hypo Gruop Tennis International dan Qatar Open. Keterlibatan Nasser Al-Khelaifi di tenis membuatnya sukses dalam bisnis ke depannya.

Memiliki Teman dengan Kedudukan dan Berpengaruh Tinggi

Hubungan pertemanan dengan Emir Qatar, Sheikh Tamim, jelas berpengaruh dalam kehidupan Nasser Al-Khelaifi. Ia mendapat kepercayaan selama 30 tahun dalam beberapa pekerjaan penting di perusahaan Emir Qatar tersebut, Qatar Investment Authority.

Nasser Al-Khelaifi berhasil mendapat jabatan sebagai presiden Federasi Tenis Qatar pada 2008. Kemudian ia juga terpilih sebagai wakil presiden Federasi Tenis Asia.

Tiga tahun kemudian, Nasser Al-Khelaifi menjadi ketua Qatar Sports Investments, anak perusahaan Qatar Investment Authority. Anak perusahaan tersebut yang kemudian mengakusisi Paris Saint-Germain.

Pemilik Salah Satu Stasiun TV dan Media Ternama

Nasser Al-Khelaifi juga menancapkan namanya di dunia media Qatar. Ia merupakan ketua dan kepala eksekutif beIN Sports pada 2013. Ia juga membeli studio Hollywood Miramax pada 2017.

Miramax dikenal karena memproduksi flim Pulp Fiction, Good Will Hunting, dan Shakespeare In Love. Setelah diakusisi Nasser Al-Khelaifi, Miramax berhasil meraih kesuksesan dengan film Helloween yang di-remake pada tahun lalu.

Mereka mengeluarkan biaya produksi senilai 6 juta pounds dan meraih keuntungan mencapai 240 juta pounds.

Tertarik Berinvestasi dan Memiliki Klub di Sepak Bola Inggris

Qatar Sports Investments yang sukses bersama PSG kini ingin melebarkan sayap ke Inggris. Iklim sepak bola Inggris dipandang positif bagi investor asing.

Nasser Al-Khelaifi pernah dikaitkan dengan pembelian Blackburn Rovers dan Nottingham Forest. Namun kini, ia dihubungkan dengan Leeds United karena kedekatan dengan pemilik klub, Andrea Radrizzani.

Beberapa bulan lalu, pemilik Leeds mengakui telah menerima proposal investasi dari Qatar untuk membantu timnya bersaing dengan Manchester City.

Kehidupan Pribadi yang Penuh Privasi

Kehidupan pribadi Nasser Al-Khelaifi juga jarang mendapat sorotan media. Ia diyakini masih lajang.

Al-Khelaifi jarang terlihat di depan umum, kecuali di pertandingan olahraga. Ia memiliki beberapa properti mewah di Paris dan Doha. Ia juga memiliki mobil Lamborghini Aventador berwarna ungu. Uniknya mobil tersebut sempat menjadi trending di YouTube.

Biodata Nasser Al-Khelaifi

  • Nama Lengkap: Nasser bin Ghanim Al-Khelaifi
  • Nama Terkenal: Nasser Al-Khelaifi
  • Tempat Lahir: Doha, Qatar
  • Tanggal Lahir: 12 November 1973
  • Usia: 48 tahun
  • Kewarganegaraan: Qatar
  • Agama: Islam
  • Profesi: Mantan Petenis Profesional (1992-2004)
  • Peringkat Tertinggi: 995 (4 November 2002)
  • Tangan Terkuat: Tangan Kanan
  • Pekerjaan: Pengusaha
  • Pendidikan: Qatar University, University of Pireaus
  • Jumlah Kekayaan: Rp132 triliun
  • Instagram: @nasser_al_khelaifi

Itulah beberapa informasi mengenai profil dan biodata Nasser Al-Khelaifi, konglomerat asal Qatar pemilik klub PSG yang telah Parboaboa rangkum dari berbagai sumber terpercaya.
 

Tag : #finansial sepak bola    #nasser al khelaifi    #sepakbola    #psg    #liga prancis    #qatar    #kongolomerat   

Baca Juga