Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Ridwan Kamil Memprediksi IKN Akan Sepi

Dimas | Politik | 15-03-2022

PARBOABOA, Jakarta - Pada saat menghadiri Ritual Kendi di titik nol IKN, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku sedikit pesimis dengan rencana pemerintah. Mengapa demikian?

Pesimistis muncul di benak Ridwan, ketika mengetahui rencana pemerintah yang hanya mengandalkan Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk tinggal di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Ia memprediksi IKN Nusantara tak akan bergairah dan sepi sebab tak ada kehidupan, selain PNS. Padahal, keberhasilan sebuah kota sangat di pengaruhi oleh keberagaman penduduknya.

"Terus dipikirkan juga, karena kalau hanya mengandalkan populasi PNS, kotanya pasti sangat sepi," kata dia saat menyampaikan penilaian usai menghadiri prosesi Kendi Nusantara di IKN Nusantara bersama Jokowi dan Gubernur-Gubernur se Indonesia Senin (14/3).

"Tapi kalau berhasil menjadi kota ya, ada fasilitas apa yang non-PNS juga mau tinggal di sini, Insya Allah itu akan berhasil. Itu masukan dari saya," ucap Ridwan.

Proyek pembangunan IKN dinilai Ridwan juga merupakan sebuah sejarah baru di Indonesia. Karena IKN Nusantara dibangun dari nol, dan bukan bekas kota kolonial yang ada sebelumnya.

Maka dari itu, ia berpendapat bahwa rencana itu harus mendapat restu dari semua masyarakat. Ridwan kamil mengaku pihaknya membawa air suci dan tanah dari 27 kabupaten/Kota di Jawa Barat sebagai simbol persetujuan atas proyek pembangunan IKN.

“Disatukan dulu di gedung sate terus dibawa kesini. Jadi saya kira simbolis ini penting bahwa semua mendukung,” ujar Ridwan.

Selain itu, pembangunan IKN mestinya menjadi kesempatan untuk membangun sebuah kawasan modern dan menjadi kota terbaik di dunia.Untuk melakukan hal itu, Ridwan mengatakan ada beberapa syarat harus terpenuhi seperti Smart Green, Zero Carbon, hingga desain.

“Dari sisi desain biasanya yang terdesain kan kota-kota bikinan swasta, kalau kota bikinan negara belum pernah ada jadi ini kesempatan," kata dia.

Terakhir, diapun berpendapat bahwa pembangunan sebuah kota tak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Waktu untuk sebuah kota maju di katakan berhasil, menurutnya memakan waktu  10-100 tahun setelah di bangun.

Dia pun mengingatkan agar semua masyarakat mendukung dan masyarakat tidak terlalu berekspektasi singkat dalam pembangunan IKN Nusantara.

Tag : #ikn    #ikn nusantara    #politik    #jokowi    #ridwan kamil    #titik nol   

Baca Juga