Sean Dyche resmi dipecat Burnley (Foto: Getty Images/Nathan Stirk)

10 Tahun Melatih, Sean Dyche Resmi Dipecat Burnley

Michael | Sepakbola | 16-04-2022

Parboaboa.com – Sean Dyche telah melatih Burnley selama 10 tahun. Namun, kerja sama keduanya harus berakhir setelah The Clarets memutuskan memecat pelatih asal Inggris berusia 50 tahun itu pada Jumat (15/4).

Pemecatan Sean Dyche disampaikan Burnley melalui situs resmi klub. Keputusan mengakhiri kerja sama dengan pelatih 50 tahun itu karena The Clarets masih terjebak di zona degradasi.

Burnley berada di peringkat ke-18 Liga Inggris dengan 24 poin. Mereka tertinggal empat angka dari Everton yang berada satu tingkat diatasnya dengan delapan laga tersisa.

The Clarets hanya memenangkan satu dari tujuh pertandingan terakhir di Liga Inggris. Terbaru, mereka dikalahkan sesama tim yang berada di zona degradasi Norwich 2-0, akhir pekan lalu.

“Pertama kami ingin menyampaikan terima kasih tulus kepada Sean dan stafnya atas pencapaian mereka di Klub selama dekade terakhir. Selama waktunya di Turf Moor, Sean telah menjadi panutan baik di dalam maupun di luar lapangan, dihormati oleh para pemain, staf, pendukung, dan komunitas sepak bola yang lebih luas,” ujar Chairman Burnley, Alan Pace yang dilansir dari situs resmi klub.

“Hasil musim ini mengecewakan, dan sementara ini adalah keputusan sulit, dengan delapan pertandingan sisa yang penting, kami merasa ini perlu dilakukan untuk memberikan skuad kami peluang terbaik bertahan di Liga Inggris,” jelasnya.

Tanpa Dyche, pelatih tim U-23 Mike Jackson, yang dibantu direktur akademi Paul Jenkis, pelatih kiper U-23, Connor King, dan kapten klub Ben Mee telah diminta untuk memimpin Burnley jelang laga kontra West Ham, Minggu (17/4).

Keputusan ini membuat Dyche mengakhiri pengabdiannya bersama Burnley sejak 2012. Ia sebelumnya manajer terlama di Liga Inggris setelah hampir satu dekade melatih tim yang bermarkas di Turf Moor.

Sebelumnya Dyche merupakan staf pelatih timnas Inggris U-21 pada September 2012, kemudian ia ditunjuk Burnley untuk menggantikan Eddie Howe yang hengkang pada Oktober di tahun yang sama.

Selama menjadi manajer di tim yang bermarkas di Turf Moor, Dyche sukses membawa Burnley dua kali promosi dari Championship ke Liga Premier Inggris, bahkan ia juga berhasil mengantarkan The Clarets tampil di kompetisi Liga Europa untuk pertama kalinya selama 51 tahun.

Itu terjadi setelah Burnley finis di urutan ketujuh Liga Inggris musim 2017/2018 dan menjadi posisi terbaik sejak 1974.

Sayangnya perjalanan itu hanya berlangsung singkat sebab langkah Burnley terhenti di fase playoff kualifikasi di mana mereka kalah agergat 2-4 melawan Olympiakos.

Dyche menjadi manajer ke-10 yang dipecat di Liga Inggris musim ini. Ia mengikuti jejak Xisco Munoz (Watford), Steve Bruce (Newcastle United), Nuno Espirito Santo (Wolverhampton), Daniel Farke (Norwich City), Dean Smith (Aston Villa), Ole Gunnar Solskjaer (Manchester United), Rafael Benitez (Everton), Claudio Ranieri (Watford), dan Marcelo Bielsa (Leeds United).
 

Tag : #sean dyche    #burnley    #sepakbola    #liga inggris    #the clarets   

Baca Juga