Sekomplotan pencuri di Uttar Pradesh, India, mengembalikan patung-patung jarahan mereka karena selalu dihantui mimpi yamg sangat menyeramkan (The Guardian)

Selalu Dihantui Mimpi Buruk, Pencuri Kembalikan Barang Jarahannya

Dion | Internasional | 18-05-2022

PARBOABOA, Pematangsiantar - Karena terus-menerus dihantui mimpi "yang sangat menyeramkan", sekomplotan pencuri di India mengembalikan barang jarahan mereka. 

Dikutip dari laman Newsweek, Rabu (18/5/2022), para penjahat di Negara Bagian Uttar Pradesh itu mengembalikan 14 patung yang mereka jarah kepada pendeta di sebuah kuil kuno berusia 300 tahun. 

Secara total, para pencuri itu telah menjarah 16 patung dari kuil yang dipersembahkam bagi Dewa Balaji, inkarnasi Dewa Wisnu ini pada pekan lalu. 

Kepada Times of India, Inspektur Polisi Rajiv Singh mengatakan, salah satu patung yang dikembalikan itu terbuat dari Asthadhatu, atau paduan delapan logam berbeda, yakni emas, perak, tembaga, seng, timah, timah, besi, dan merkuri.

Di India, paduan kedelapan logam itu dianggap suci dan murni. "Dalam agama Hindu, paduan itu sangat penting dan harganya sangat mahal," demikian keterangan situs resmi Maa Vaishno Devi Dham, sebuah kuil Hindu di kota Vrindavan, India.

"Ashtadhatu banyak digunakan untuk membuat patung dewa dan dewi Hindu.. (yang) dibuat agar tahan lama dan bahkan bisa bertahan selama bertahun-tahun tanpa kerusakan yang nyata," tambah keterangan tersebut. 

Selain mencuri patung yang terbuat dari paduan "suci" itu, para pencuri juga menggasak patung dan berbagai artefak lainnya yang masing-masing terbuat dari tembaga, kuningan dan perak. 

Times of India juga melaporkan bahwa pencuri menulis surat "pengakuan" kepada pendeta kuil, yang menyatakan bahwa mereka mengembalikan patung jarahannya karena telah mengalami "mimpi buruk".

"Kami telah mengalami mimpi buruk sejak kami melakukan pencurian dan tidak bisa tidur, makan, dan hidup dengan tenang," demikian isi surat tersebut. 

"Kami muak dengan mimpi menakutkan dan mengembalikan (barang berharga) Anda," tulis surat mereka ditambah permohonan maaf.

Patung-patung dewa-dewi Hindu itu kini telah diamankan polisi. Mereka sebelumnya telah diperintahkan untuk menangkap para pencuri.

Surat kabar The Washington Post pernah memberitakan bahwa ribuan patung Hindu telah dicuri dari kuil-kuil India dan dijual ke museum dan para kolektor kaya melalui pasar gelap internasional yang berkembang.

"Karena penegakan hukum yang lemah, India selalu dianggap sebagai permainan yang diperhitungkan (terjamin keasliannya) untuk perdagangan barang antik, dibandingkan dengan tempat-tempat seperti Italia," kata detektif seni amatir S Vijay Kumar.

"Perbedaan antara India, Italia, atau Mesir, adalah Anda mencuri dewa yang digunakan untuk medium doa sehari sebelumnya. Ini adalah ‘dewa hidup’ yang kami coba bawa pulang."

Sejak 2008, Kumar telah menemukan hampir "300 barang antik" yang dicuri dari berbagai kuil di India.

Tag : #pencuri    #India    #internasional    #mimpi buruk    #Hindu    #washington post    #amatir s vijay kumar   

Baca Juga