Sheryl Sandberg, foto: Gamebrott.com

Setelah 14 Tahun, Sheryl Sandberg Mundur dari Jabatan COO Meta

Wanovy | Teknologi | 02-06-2022

PARBOABOA - Sheryl Sandberg diketahui akan mengundurkan diri sebagai Chief Operating Officer (COO) Meta, induk usaha Facebook, setelah 14 tahun.

Sandberg akan meninggalkan jabatannya pada musim gugur. Peran Sheryl begitu berpengaruh di perusahaan besutan Mark Zuckerberg.

Meski meninggalkan posisi COO Meta, perempuan berusia 52 tahun ini akan tetap duduk di posisinya sebagai dewan Meta.

Mark Zuckerberg menyebut perubahan tersebut sebagai akhir dari sebuah era. Ia mengatakan, dirinya tidak berencana untuk menggantikan peran Sheryl Sandberg dalam struktur perusahaan

"Ini akan menjadi peran COO yang lebih tradisional di mana Javi akan fokus secara internal dan operasional, membangun rekam jejaknya yang kuat untuk membuat eksekusi kami lebih efisien dan ketat," tulis Zuckerberg.

Dalam sebuah posting di Facebook, Sandberg tidak mengungkapkan alasan kepergiannya dari perusahaan.

Sandberg mengatakan dia berencana untuk fokus pada pekerjaan filantropisnya. Sanberg diketahui telah bekerja di perusahaan tersebut selama 14 tahun.

"Perdebatan seputar media sosial telah berubah tanpa bisa dikenali sejak hari-hari awal itu. Mengatakan itu tidak selalu mudah adalah pernyataan yang meremehkan," tulis Sandberg.

"Tapi itu pasti sulit. Produk yang kami buat memiliki dampak besar, jadi kami memiliki tanggung jawab untuk membangunnya dengan cara yang melindungi privasi dan membuat orang tetap aman."

Sandberg mengatakan dia akan menghabiskan lebih banyak waktu di yayasan dan pekerjaan filantropisnya.

"Saya tidak sepenuhnya yakin apa yang akan terjadi di masa depan - saya telah belajar bahwa tidak ada seorang pun," tulisnya.

Kepergian Sandberg bukan satu-satunya perombakan besar di puncak Meta dalam beberapa bulan terakhir.

CTO lama perusahaan juga meninggalkan musim gugur yang lalu, dan Zuckerberg mengangkat Nick Clegg menjadi Presiden Urusan Global pada Februari. 

Zuckerberg mengumumkan dia merombak beberapa eksekutif lain sebagai bagian dari reorganisasi bertepatan dengan kepergian Sandberg, dan peran COO Olivan yang lebih terbatas

Sebelum di Facebook, Sandberg bertugas di Departemen Keuangan Pemerintahan Bill Clinton.

Ia kemudian bergabung dengan Google pada tahun 2001 dan membantu mengembangkan bisnis periklanannya.

Pada tahun 2013, ia merilis buku "Lean In: Women, Work, and the Will to Lead" yang berfokus pada tantangan yang dihadapi wanita di tempat kerja dan apa yang dapat mereka lakukan untuk memajukan karir mereka.

Pada 2015, dia dihadapkan dengan kematian tak terduga dari suaminya Dave Goldberg, yang menderita aritmia jantung dan pingsan di treadmill.

Sandberg sendiri telah berbicara panjang lebar tentang menangani kesedihan atas meninggalnya Goldberg. Di 2017, dia merilis sebuah buku berjudul "Opsi B" yang berpusat di sekitar topik tersebut.

Meta sendiri telah mendapat kecaman dalam beberapa tahun terakhir karena tak berhasil menghentikan penyebaran informasi yang salah (hoax) dan materi berbahaya. Zuckerberg dan eksekutif lainnya kerap bersaksi di depan parlemen AS dalam tiga tahun terakhir.

Tag : #Sheryl Sandberg    #meta    #facebook    #teknologi    #COO meta    #mark zuckerberg   

Baca Juga