Stadion Teladan Medan Direvitalisasi dengan Konsep Desain Lokal

Desain Stadion Teladan Medan yang akan direvitalisasi. (Foto: dok Pemko Medan)

PARBOBOA, Medan - Pemerintah Kota Medan akan merevitalisasi Stadion Teladan dengan bentuk tribun penoton tertutup dan berkapasitas tempat duduk hingga 21 ribu orang.

Walikota Medan, Bobby Nasution mengatakan, revitalisasi Stadion Teladan harapannya juga memikirkan pasca selesainya pekerjaan fisik.

“Bagaimana perawatan setelah pembangunan selesai. Jangan sampai selesai dibangun, perawatannya tidak layak," kata Bobby Nasution ketika mendengar ekspose Desain Stadion Teladan dari pihak PT Pandu Persada, Senin (26/12/2022).

Desain Stadion Teladan Medan secara bentuk dan letak masih sama dengan yang saat ini. Hanya saja perbaharuan pada bagian tribun penonton yang tertutup atap. Berbeda dengan saat ini, di tribun Selatan dan Utara merupakan tribun terbuka.

Dari segi kapasitas, Stadion Teladan yang merupakan markas klub PSMS Medan juga akan ditingkatkan. Saat ini mampu menampung 15.000 penonton, akan menjadi 21.000 penonton.

Bobby Nasution menegaskan, agar desain Stadion Teladan itu benar-benar mempertegas keberadaan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sekitar kawasan stadion, termasuk perencanaan detail yang mengatur tata letak.

“Penataan letak ritel ini bukan hanya saat even berlangsung, namun juga di luar masa even. Maka itu, aktivitas di ruang publik nantinya tetap berjalan,” ucapnya.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Penataan Ruang Kota Kota Medan, Endar Sutan Lubis menambahkan, penghilangan rencana pembuatan shutter ban yang disarankan oleh Kementerian PUPR diterima dengan baik. Alasannya untuk memberikan ruang yang lebih luas kepada penonton.

Endar menyebut, biaya pembangunan tidak akan menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD), melainkan anggaran pendapatan belanja negara (APBN), karena alasan keterbatasan dana. 

"Selain itu Kementerian Olahraga juga telah memberikan rekomendasi kepada Kementerian PUPR agar dilakukan revitalisasi Stadion Teladan," ungkapnya seraya mengharapkan, dengan percepatan perencanaan ini pembangunan fisik dapat segera dilakukan dengan menggunakan dana APBD pada 2023.

Sebelumnya, dalam pemaparannya pihak PT Pandu Persada mengatakan, perlu peningkatan kapasitas penonton dan fasilitas di Stadion Teladan sesuai kebutuhan zaman dan standar internasional. Untuk menambah kapasitas penonton dan meningkatkan kualitas fungsi bangunan sesuai standar AFC  maka diperlukan renovasi berat.

Dalam desain itu terungkap bagian-bagian depan dan menara stadion dipertahankan, sebagai ciri khas. Hanya bagian tribun yang dirubah karena dianggap sudah tidak sesuai standar.

Kapasitas penonton menjadi lebih kurang 21 ribu dan tidak mengabaikan akses disabilitas. Apalagi, memang yang menjadi acuan dalam perencanaan pembangunan ini adalah standar FIFA, AFC, juga Permenpora Nomor 7/2021.

Untuk desain eksterior Stadion Teladan akan memiliki enam tekuk menyimbolkan enam klub yang bergabung menjadi PSMS. Eksterior ini juga bercorak semut beriring yang menyimbolkan persatuan dan kerja sama.

Revitalisasi ini juga akan menambahkan ruang terbuka publik di Medan. Ruang publik itu akan terdapat di area depan Stadion Teladan. Diharapkan ruang publik ini disenangi masyarakat baik pada siang maupun malam hari.

TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS