Baliho Puan Maharani tersebar di beberapa titik di sejumlah daerah di Jawa Timur.

Sudah Pasang Baliho tapi Tidak Dikenali Warga, Pengamat Nilai Puan harus Utamakan Gagasan

Maraden | Politik | 30-09-2021

PARBOABOA – Langkah menilai Puan Maharani dalam meningkatkan elektabilitas dengan pemasangan baliho yang selama ini telah dilakukan dinilai masih belum cukup untuk Puan bersaing dalam pemilu 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Peneliti LSI Denny JA Ikrama Masloman. Dia mengatakan Puan Maharani perlu berkerja keras lagi untuk pengenalan secara personal kepada publik.

Ikrama melontarkan pernyataan itu saat merespons peristiwa ketika warga di Kalideres, Jakarta Barat, tidak mengenali sosok Puan yang saat itu sedang meninjau vaksinasi Covid pada Minggu lalu.

Saati itu Puan bertanya kepada seorang warga apakah mengenal dirinya. Namun warga itu malah mengira Puan adik dari Megawati.

Menurut Ikrama, alih-alih memasang baliho yang bersifat normatif, Puan saat ini perlu lebih banyak menawarkan gagasan-gagasan cemerlang yang ingin dibawanya kepada masyarakat.

Hal itu dikarenakan, saat ini publik kebanyakan lebih tertarik terhadap sosok yang memiliki kedekatan dengan masyarakat.

Ikrama juga meramalkan posisi Puan tak akan banyak berubah jika pola kampanye yang dilakukan oleh partai penyokongnya masih sama seperti kemarin, yakni dengan pemasangan baliho secara masif.

Pasalnya menurut Ikram, faktor trah Soekarno yang disandang Puan juga tidak bakal banyak membantu dirinya dalam kontestasi pemilu 2024.

Ditambahkan Ikrama, Puan seharusnya dapat memanfaatkan kursi ketua DPR yang ia pegang untuk mendongkrak elektabilitas. Puan seharusnya dapat menyaingi lawan-lawan politiknya apabila dirinya dapat mengapitalisasi posisi Ketua DPR untuk mendapat perhatian masyarakat.

Oleh sebab itu, lanjut Ikrama, Puan perlu berupaya untuk keluar dari pusaran koalisi dan sesekali melempar kritik kepada pemerintah sehingga dapat menimbulkan preseden yang nampak berpihak kepada rakyat.

"Dia memang harus tampil kepada publik, di satu sisi hal ini tidak terlepaskan karena posisi dia sebagai pejabat publik. Dan saya kira sebenarnya banyak momentum yang bisa dimanfaatkan oleh Puan," jelasnya, Selasa (28/09/2021).

Sementara itu terkait ihwal sosok Puan yang tak dikenali warga di Jakarta, politikus senior PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno menjawab dengan dikap diplomatis.

Menurut Hendrawan, saat ini partainya berfokus dengan hal-hal strategis. Sedangkan mengenai warga yang masih belum mengenal Puan, itu hanya sebatas persoalan kecil.

"Kami selalu fokus pada hal-hal yang strategis untuk bangsa, dan tidak akan terjebak pada hal-hal kecil yang diungkit untuk hiburan politik semata," ujar Hendrawan, Selasa (28/9).

Tag : #politik    #kontestasi politik 2024    #puan maharani    #strategi baliho puan    #pdip   

Baca Juga