Simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) salah satu sekolah di Kota Bandung, beberapa waktu lalu.

Survei Pendidikan: 95 persen orangtua, Murid dan Guru ingin Kembali ke Sekolah

Maraden | Pendidikan | 05-10-2021

PARBOABOA, Jakarta – Hasil survei terkait kesiapan sekolah dalam menghadapi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas yang dilakukan Tanoto Foundation menunjukkan sebanyak 95 persen orangtua murid dan guru menginginkan anak-anak mereka untuk kembali ke sekolah.

Survei tersebut mencakup indikator pemenuhan daftar periksa sekolah, perencanaan guru dan kepala sekolah terhadap PTM terbatas yang di dalamnya terdapat kurikulum, metode, penjadwalan dan juga vaksinasi.

Survei dilakukan terhadap 7.013 orang responden terdiri dari orangtua siswa, guru dan kepala sekolah, termasuk siswa dari 842 sekolah mitra Program Pintar Tanoto Foundation yang tersebar di 25 Kabupaten Kota di Sumatera Utara, Riau, Jambi, Jawa Tengah, dan Kalimantan Timur.

Direktur Tanoto Foundation bidang Pendidikan Dasar, Margaretha Ari Widowati mengatakan data tersebut menunjukkan sebagian besar orangtua siswa berkeinginan melaksanakan PTM terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

 “Kami juga menanyakan bagaimana persepsi orangtua dan siswa terhadap PTM terbatas,” ujar Margaretha dalam acara Webinar Persiapan PTM Terbatas, Selasa, (5/10/2021).

Namun yang masih menjadi kendala, data dari Kemendikbud Ristek pada 27 September 2021 menunjukkan banyak sekolah belum siap menjamin kesehatan siswa, termasuk menyatakan ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan.

Margaretha memaparkan ada tiga rekomdensi yang didapat dari survei yang dilakukan.

“Kami memberikan tiga rekomendasi. Salah satunya membantu kesulitan yang dihadapi kepala sekolah, aktifkan Satgas Covid-19 di sekolah, dan juga melibatkan partisipasi masyarakat,” ujarnya.

Kata Margaretha ketiga rekomdensai itu yakni yang pertama memberikan pemahaman kepada guru, untuk lebih fokus membangun pondasi kecakapan guru di masa kurikulum darurat ini.

Rekomendasi kedua adalah menerapkan pemenuhan kesiapan PTM terbatas termasuk hal-hal yang diwajibkan Kemendikbudristek, tentunya dengan dampingan kepala sekolah,

Ketiga adalah memberikan bimbingan teknis yang lebih luas lagi kepada guru dengan menggunakan metode pembelajaran campuran. Poin rekomendasi yang ketiga ini merupakan rekomendasi jangka panjang

“Tanoto Foundation memiliki tujuan membantu bapak ibu semua dalam menghasilkan pembelajaran yang lebih berkualitas di masa saat ini demi menghasilkan sesuatu yang dapat mendukung dalam pembelajaran murid-murid kita,” pungkasnya.

Tag : #pendidikan    #ptm terbatas    #kemendikbud ristek    #survey pendidikan    #ptm terbatas   

Baca Juga