Rusmiati (49) tewas setelah melakukan aksi gantung diri di rumahnya di Dusun Damai Indah, Gampong Alue Dua, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa.

Tak Tahan Himpitan Ekonomi, IRT di Langsa Tewas Gantung Diri

maraden | Daerah | 27-08-2021

PARBOABOA, Langsa  - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Rusmiati (49) tewas setelah melakukan aksi gantung diri di rumahnya di Dusun Damai Indah, Gampong Alue Dua, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, provinsi Aceh.

Jasad korban telah meninggal dunia dengan kondisi leher tergantung pada Kamis (26/8/2021) sekira pukul 06.00 WIB.

Suami korban, Jumirin yang pertama kali melihat istrinya gantung diri, langsung memeluk tubuh korban dan meminta tolong kepada warga seputaran rumah untuk menurunkan jasad istrinya itu.

Warga pun berdatangan dan membantu mengevakuasi korban, kemudian melapor kepada Keuchik (perangkat desa) setempat yang kemudian meneruskan laporan kejadian itu kepada polisi

Diduga aksi gantung diri itu dilakukan karena tekanan ekonomi. Korban yang berstatus ibu rumah tangga tersebut gantung diri menggunakan seutas tali nilon dibagian dapur rumahnya.

Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro Nusantoro melalui Kapolsek Langsa Barat Iptu Mulyadi yang dikonfirmasi, mengatakan Dugaan sementara korban melakukan bunuh diri karena himpitan ekonomi.

Kata Iptu Mulyadi, menurut keterangan keluarga korban, sebelumnya korban sempat berencana mau pergi ke Banda Aceh untuk menjeguk cucunya yang sedang sakit. Namun karena tidak mempunyai uang, korban batal berangkat pergi ke Banda Aceh dan sekitar pukul 06.00 WIB korban ditemukan tewas gantung diri oleh suaminya.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Kuat dugaan korban nekat gantung diri karena faktor ekonomi," ungkap Iptu Mulyadi, seraya menambahkan pihak keluarganya menolak dilakukan autopsi terhadap jasad korban dan memilih untuk segera memakamkan jasad korban.

Tag : #bunuh diri    #gantung diri    #Aceh    #Langsa   

Baca Juga