tangan bocah di bakar (ilustrasi.net)

Tangan Bocah di Tapteng Dibakar Ayah Tirinya

Sarah | Daerah | 05-01-2022

PARBOABOA, Tapteng - Seorang bocah dianiaya oleh ayah tirinya di Kelurahan Kalangan, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara (Sumut) pada September 2021 lalu.

Peristiwa ini bermula saat korban meminta uang Rp 2.000 kepada ayah tirinya berinisial SH (40), untuk jajan. Namun, karena SH tidak mau memberikan, korban langsung berinisitif menjual beras yang ada di rumahnya sebanyak 1,8 kilogram seharga Rp 20.000.

Selanjutnya, uang hasil jual beras itu langsung dibelikannya es pisang seharga Rp 2.000.

Setelah itu, saat kedua orang tuanya pulang dari pesta, mereka sempat bertanya kepada korban.

"Ada kau jual beras itu, di situ saya sempat bohong," kata korban, Selasa (4/1/2021).

Setelah beberapa kali dipertanyakan, korban terpaksa mengakui perbuatannya. Nahas, SH langsung mengamuk. Korban sempat diseret dan dipukul. Tak hanya itu, pelaku juga membakar kedua tangan korban.

Setelah melakukan penganiayaan, SH dan ibu kandung korban sepat mengintimidasi korban agar untuk tidak menceritakan kejadian tersebut kepada saudara dan neneknya yang berada di Sibolga.

Tinira br Situmorang yang merupakan nenek korban menyebutkan, dirinya sempat menanyakan kepada orangtua korban, namun mereka mengatakan, tangan korban terkena bakar saat bermain api.

"Saya tau kejadian ini juga dari saudara saya yang lain. Bahwa tangan cucu saya ini rupanya dibakar ayahnya, jadi saya tanyakan lagi sama cucu saya ini, baru diakuinya," ucapnya.

Setelah mengetahui kejadian itu, nenek beserta saudara lainnya melaporkan kejadian itu ke Polres Tapteng pada Desember 2021.

"Upaya itu sudah kami laporkan pak ke Polres Tapteng, kami meminta kepada penegak hukum, agar dihukum seberat beratnya," koar sang nenek.

Tag : #penganiayaan    #ayah tiri    #tangan anak dibakar    #tapteng    #daerah   

Baca Juga