Ilustrasi

Twitter Akuisi Sphere, Direct Message Bakal Lebih Interaktif

Wanovy | Teknologi | 26-10-2021

Sebagai upaya memperkuat Komunitasnya, Twitter telah mengakuisisi Sphere, aplikasi obrolan grup yang didirikan pada 2016. Tujuan akuisisi ini ialah untuk membuat percakapan lebih interaktif dan terorganisir.

Belum diketahui secara pasti apa alasan Twitter mengakuisisi Sphere. Namun, akuisisi Twitter terhadap Sphere kemungkinan bakal memunculkan inisiatif baru Twitter ke depannya, khususnya instant messaging seperti WhatsApp, atau peningkatan fitur Direct Message (DM).

"Kami (Sphere) antusias mengumumkan bahwa tim kami telah bergabung dengan Twitter. Kami memiliki tujuan utama untuk bisa menghubungkan banyak orang melalui komunitas di Twitter," tulis Sphere dalam blog resminya.

Sphere sendiri didirikan pada 2016 oleh Nick D'Aloisio, seorang programmer komputer Inggris yang menjadi pengusaha serial, sebagaimana melansir laman The Verge, Sabtu (23/10/2021).

Awalnya, itu adalah aplikasi untuk pertanyaan dan jawaban real-time tetapi kemudian berkembang menjadi hub untuk obrolan grup.

Seperti yang ditunjukkan di situs web Sphere, beberapa fiturnya termasuk umpan pengosongan otomatis, pengarsipan otomatis, dan panggilan untuk pesan penting.

Hal ini memungkinkan pemakainya melangsungkan pembicaraan interaktif yang digolongkan berdasar ketertarikan tertentu.

Seperti aplikasi perpesanan pada umumnya, pengguna dapat mengirim emoji tertentu umtuk mengekspresikan reaksi mereka.

Nantinya operasional Sphere akan ditutup secara keseluruhan pada November 2021, sebagaimana dihimpun dari CNET, Senin (25/10/2021).

Tag : teknologi, apps, twitter, direct message

Berita Terkait